Refleksi Dunia Islam AS-Palestina

Sambutan dan Jejak Barack Obama

Barak Obama ketika menjelang tibanya Bulan Ramadhan memberikan sambutan yang menyejukan bagi umat muslim dunia. Rasa simpati dan empatinya ia tunjukan dengan menyebutkan kata-kata Iqro berkali-kali menirukan ayat suci Al quran.  Ia dengan sangat hormat memberikan sambutan untuk bulan Ramadhan dan pesan perdamaian. Barangkali baru kali ini dalam sejarah Amerika,  Presiden AS memberikan apresiasi dan perhatian yang demikian sangat besar bagi umat muslim dunia. Banyak hal yang disampaikan termasuk hubungannya dengan dunia Muslim lebih baik lagi, membela masalah Palestina sebagai negara merdeka dan mengecam masalah pemukiman Israel diwilayah Palestina sebagai bagian dari aneksasi terselubung, untuk masalah warisan konflik AS dengan Afganistan dalam hal ini Taliban, Obama bersikap tegas hingga masalah di Afganistan selesai, sedangkan di Irak, Obama berjanjji menarik pasukannya sesegera mungkin.

Sementara itu kondisi dalam negeri Palestina, rujukan persatuan tengah dibangun di Mesir antara Fatah dan Hamas. Ikuti berita selanjutnya.

Pemimpin Hamas Di Kairo Bicarakan Persatuan

Sabtu, 05 September 2009

Pemimpin Hamas Khalid Meshaal akan tiba di Kairo Sabtu untuk membicarakan persatuan Palestina dan pertukaran tawanan dengan Israel, kata pejabat Palestina dan Mesir.

Lawatan Meshaal akan bertepatan dengan kunjungan saingannya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang akan bertemu dengan Presiden Mesir Hosni Mubarak.

Mesir telah memerantarai pembicaraan persatuan antara gerakan Islam itu dan kelompok Fatah pimpinan-Abbas, tapi pejabat senior Fatah Nabil Shaath mengesampingkan pertemuan antara Meshaal dan Abbas di Kairo.

Abbas “ingin menemui Meshaal ketika perjanjian sudah dekat atau kira-kira sudah dekat. Ia telah memutuskan untuk tidak menemuinya hingga saat itu,” kata Shaath.

Kedua kelompok tersebut telah terbagi dengan sengit sejak Hamas merebut kekuasaan di Jalur Gaza Juni 2007, mengusir Fatah dari daerah kantung itu.

Pembicaraan Meshaal dengan Omar Suleiman, kepala intelijen dan orang tunjukan Mesir dalam pembicaraan rekonsiliasi itu, mungkin akan dipusatkan pada perjanjian untuk menukar seorang tentara Israel yang ditangkap di Gaza dengan lebih dari 1.000 tawanan Palestina.

Israel menolak mencabut blokadenya atas Gaza, yang diterapkan setelah Hamas merebut kekuasaan di wilayah itu, hingga pembebasan Gilad Shalit, yang ditangkap dalam serangan lintas-perbatasan 2006.

Hamas dan Israel telah melakukan perang yang menghancurkan di Gaza pada Tahun Baru, yang berakhir dengan gencata senjata terpisah, tapi keduanya gagal untuk menyepakati gencatan senjata setelah Israel mengatakan Shalit harus yang pertama-tama dibebaskan.

Para pejabat Hamas dan Mesir mengecilkan laporan mengenai dicapainya terobosan dalam pembicaraan itu, yang akan membebaskan gerilyawan Palestina yang dihukum karena serangan terhadap Israel. Gencatan senjata yang stabil di Gaza telah menjadi sangat penting ketika Presiden AS Barack Obama mendesakkan perdamaian yang kekal di kawasan itu.

Sumber : TV One ( Kairo)

http://www.tvone.co.id/berita/view/22164/2009/09/05/pemimpin_hamas_di_kairo_bicarakan_persatuan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s