Irak Setuju Pasukan AS Hingga 2011

16/11/2008 Irak Setuju Pasukan AS Hingga 2011

Bagdad – Kabinet Irak menyetujui suatu perjanjian yang akan mengizinkan pasukan Amerika Serikat untuk tetap berada di negara itu hingga 2011. Hal ini untuk mengakhiri perundingan berat yang hampir setahun dilakukan.

Perjanjian itu masih harus disetujui parlemen Irak, tetapi Menlu Hoshiyar Zebari mengatakan ia mengharapkan hal itu akan diputuskan akhir bulan ini.

Perjanjian, yang akan mengatur kehadiran pasukan AS melewati tahun ini, kini secara resmi sekarang disebut perjanjian mengenai penarikan pasukan AS. Hal ini menjadi tanda bagaimana pemerintah Irak semakin lebih yakin selama berbulan-bulan perundingan.

“Kabinet baru saja dengan suara bulat menyetujui satu perjanjian antara Irak dan AS bagi penarikan pasukan Amerika dari Irak,” kata juru bicara pemerintah Ali al Dabbagh.

Rancangan perjanjian itu menyerukan pasukan AS meninggalkan jalan kota-kota dan desa-desa Irak pertengahan tahun depan dan meninggalkan negara itu akhir 2011. Pasukan AS yang akan ditempatkan di Irak setelah itu akan berada di bawah wewenang pemerintah Irak untuk pertama kali, menggantikan mandat Dewan Keamanan PBB.

Kepercayaan pemerintah Irak semakin meningkat akan kemampuannya untuk menjaga ketertiban, sementara aksi kekerasan menurun secara tajam di negara itu dalam tahun belakangan ini. Pasukan Irak sekarang mengomandoi semua 18 provinsi kecuali lima, dan memimpin operasi dalam menumpas aksi perlawanan milisi Syiah awal tahun ini.

Tetapi para pejabat AS mengaku mereka masih memerlukan dukungan militer AS menghadapi kelompok garis keras Sunni di Baghdad dan empat provinsi utara, serta bantuan dalam logistik dan kekuatan tempur. Sumber : inilah.com [*/nuz]


Iklan

Komentar ditutup.