Kembali Ke Jakarta

Mau bilang apa lagi lagi aku harus ke Jakarta kembali membeli charger laptop yang hilang. Ceroboh dan menjengkelkan, karena aku seringkali mengejar dan membaca banyak teks dan narasi-narasi di internet. Alhasil kembali berkelana dari warnet ke warnet dalam satu bulan ini, sekaligus ber hay-hay dengan sobat lawas. Keenganan bila memanfaatkan fasilitas kampus karena secara psikologis banyak terpukul dengan rasa kesal.

Hidup bagiku seperti garis lurus mata pedang yang di guratkan pada batu karang yang keras kadang usang dan klasik bagi kaum muda saat ini. Gurat naga yang kadang sudah berakar terbentuk melalui kenangan di masa lalu. Kadang aku juga melihat dengan rasa heran dan cemburu banyak orang kiprah di kampus dan masyarakat hanya numpang lewat saja. Kok asyik sekali.

Iklan

Komentar ditutup.