Barack Husein Obama

Tadi pagi melihat Bara Hasibuan berbicara sangat menarik sekali ketika diwawancara sebuah stasiun televisi swasta. Ia sangat realistis sekali melihat fenomena Barack Husein Obama yang menang sebagai presiden di AS terkhusus masalah konflik AS dengan dunia luar dan Obama mania yang mewabah di berbagai penjuru dunia.

Bagi masyarakat AS dalam banyak hal ia telah memenangkan pertempuran paling penting dalam sejarah yang sangat panjang menyangkut diskriminasi ras dalam sistem sosial budaya dan ketatanegaraan serta mahzab ekonomi yang mereka pilih. Amerika yang mengklaim  sebagai guru bangsa demokrasi dimasa lalu ternyata menorehkan jejak luka yang sangat dalam bagi masyarakat kulit hitam dan pertikaian antar ras.

Pada dekade 1950-60 an masih segar dalam ingatan kelompok kecil Ku Kluk Klan mayoritas kulit putih memiliki pengaruh yang sangat besar hingga terlibat dan dituding dibelakang aksi pembunuhan warga kulit hitam. Begitu pula sebaliknya Nation of Islam gerakan yang sangat radikal dan telah melakukan penyimpangan terhadap Islam serta melakukan perlawanan bersenjata.

Malcom X adalah salah satu dari beberapa tokoh hitam yang menyerukan perdamaian dan persaudaraan antar ras di Amerika Serikat dan meluruskan agama Islam setelah ia menemukan kesadaran setelah ia pulang berhaji pada tahun 1964, sebelum akhirnya mati tertembak pada tahun 1965.

Pertikaian yang sangat bersejarah ini akhirnya telah usai dengan menangnya Barack Obama sebagai presiden pertama dari warga kulit hitam dalam masalah sosial budaya dan politik-ketatanegaraan di AS. Kini Stratifikasi sosial kelas dua untuk menjadi presiden bagi warga kulit hitam sudah tidak berlaku lagi.

Sebagai sebuah tradisi yang berlangsung sangat lama dominasi dua partai politik di AS yaitu Partai Republik dan Demokrat ini mewakili mahzab ekonomi yang bersaing ketat. Yaitu ekonomi pertumbuhan yang diwakili Partai Republik dan pemerataan yang dianut Partai Demokrat, sedikit banyaknya terinspirasi dari welfare state (negara kesejahteraan) dan aliran kiri baru (marxian) yang sangat populis.

Partai Republik adalah partai yang beraliran konservatif dengan masa pendukung kelompok kelas kaya dan kaum agama, sedangkan Partai Demokrat umumnya adalah warga kelas menengah kebawah.

Ada yang membedakan dari sisi ideologi ekonomi yang dianut telah menjadi trade mark dari kedua partai ini, yaitu jika Partai Demokrat dikenal melalui Pajak Progresif yaitu mengenakan pajak bagi kelas kaya sebesar 2 x lipat atau lebih yang kemudian didistribusikan bagi kesejahteraan rakyatnya. Sedangkan Partai Republik cenderung lebih pada meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan kapitalisasi modal pada sektor makro dengan memotong pajak pendapatan bagi kelas kaya dan sektor lainnya.

Hal ini diwarisi oleh Barack Obama dari Partai Demokrat dengan akan menerapkan kebijakan pajak progresif bagi kelas kaya, memotong pajak bagi perusahaan tertentu di negerinya untuk meningkatkan laba dan kesejahteraan buruh, juga meningkatkan persaudaraan dan persamaan hak asasi manusia bagi warganya. Dan banyak lagi.

Obama Mania dan Ekspektasi Dunia Luar

Gejala gandrung dengan kefiguran Barack Husein Obama ini sangat mewabah hampir terjadi di seluruh penjuru dunia, ia adalah pusat perhatian dan secara psikologis diaku oleh banyak negara sebagai bagian dari dirinya. Pria berdarah ras Afro-Amerika ini sepertinya sangat mengenal banyak negara serta kebudayaan yang dimiliki bangsa lain yaitu Indonesia, Kenya, dan negara lainnya. Konon ia memiliki keluarga dan saudara tiri. Selain itu juga ia pernah membawahi komisi Asia-Pasifik sebagai senator di parlemen.

Peta politik global di Timur Tengah kini kemungkinan berubah, gerbang perdamaian antara USA dan negara berpengaruh sangat kuat yaitu Iran karena telah merestui dan memberi selamat Barack Husein Obama sebagai Presiden AS. Begitupula Hamas kelompok radikal Islam telah mengajak berdialog kepada AS. Harapan kedamaian di negara Timur Tengah telah berulangkali disampaikan Obama dalam kebijakan politik luar negerinya untuk belahan dunia yang sangat panas tersebut.

AS dan dunia pantas juga berterimakasih pada Ahmadinejad ditengah krisis keuangan global, harga minyak dunia tidak menjadi faktor yang membuat krisis bertambah parah.

Ahmadinejad, Hugo Chaves, Barack Obama, Evo Morales memang luar biasa barangkali mereka berempatlah yang menempati tokoh pemimpin paling populer didunia.

Bagaimana dengan Asia Pasifik termasuk Indonesia,ini yang kita nantikan meskipun masih bernada skeptis karena banyak perusahaan multi nasional AS menguasai aset strategis nasional kita tentu ini akan berbenturan dengan keinginan rakyat Indonesia. Diluar masalah ekonomi nasional, AS kini merupakan sekutu yang baik dan potensial.

Semoga krisis keuangan telah membuat AS sadar bahwa fundamental sektor mikro layak dibangunkan dan pajak progresif dapat meredakan gejolak tersebut, begitupula kebijakan ekonomi lainnya yang dapat membuat roda ekonomi AS kembali menggeliat, ditambah bantuan negara kuat dari timur tengah. Konon juga AS tengah mempelajari pula ekonomi syariah bagi dunia perbankan mereka.

Tata dunia yang adil, kemanusiaan , dan kesejahteraan bagi umat manusia diberbagai belahan dunia patut kita rayakan kini dan kenantian lebih baik dari masa lalu. Semoga ini bukan hanya ilusi semata.

Iklan

Satu pemikiran pada “Barack Husein Obama

  1. Atieq Z. Muttaqien

    Kita sebagai manusia sudah barang tentu sangat mendambakan perdamaian dunia. Kita berharap mudah mudahan dengan sudah dilantiknya Barack Husein Obama sebagai Presiden AS yang ke- 44 dia akan memenuhi janji yang di ucapkan pada waktu kampanye pilpres beberapa wktu yg lalu, dia berjanji akan merangkul negara negara yang berpenduduk mayoritas muslim spt negara kita Indonesia tercinta.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s