History of Civilization

Rantai yang Putus dari Sejarah Peradaban Dunia

Mengajar membuatku merevisi kembali materi kuliah yang mungkin tidak benar atau sekedar menambah dan mereview ulang ilmu.

Beberapa hal yang mungkin menambah daya pikir dan analisa dari hasil tadi siang mengajar yaitu kritik (critical thinking) terhadap evolusi masyarakat versi masyarakat Eropa yang mengadopsi Teori Darwin pada masa pertengahan abad 19 dan awal abad 20, peradaban masyarakat yang paling tinggi adalah masyarakat Eropa sedangkan bangsa lain lebih rendah (Asia, Afrika, dan Amerika).

Teori tersebut sangat tidak benar jika kita melihat histografi sejarah dunia dan etnologi. Mesir Kuno membangun civilization 4000-6000 SM sudah lebih maju disusul kemudian India Kuno, China Kuno, Peru Kuno, dan konon kota Antlantis dibenua Antartika yang tenggelam. Begitu juga dunia Islam membangun peradaban dari abad 7 hingga abad 12 M dengan ilmu pengetahuan yang sudah sangat maju, sementara itu bangsa Eropa masih mengalami masa kegelapan atau dark age 12-14 M sebelum akhrnya bangkit melalui masa renainsance abad 15-16 M dan enlightment-aufklarung age abad 17-18 M.

Yang menjadi masalah kenapa bangsa 3 A tidak dapat bertahan dan maju pesat dalam peradabannya.Sebab yang membuat mereka (3A) tidak maju lebih disebabkan karena ;

  1. akibat peperangan dan kehancuran yang telah membumi hanguskan arsip-arsip kuno (manuskrip)
  2. cultural lag (kesenjangan budaya) satu sisi maju satu sisi tidak maju sehingga tidak menyeluruh
  3. sosialisasi dan enkulturasi (pewarisan tradisi pengetahuan antar generasi) hanya bagi kalangan tertentu saja. Mengalami kevakuman/kebekuan apalagi tidak adanya tranformasi pengetahuan dari tempat lain.

Dengan asumsi diatas maka tidak heran bangsa -bangsa 3A mengalami kemunduran dibanding bangsa Eropa yang mengambil alih dan meneruskan tradisi ilmu pengetahuan (knowledge).

Tetapi Ilmu pengetahuan juga menimbulkan kelas baru dengan adanya industri yang memproduksi secara massal yaitu kaum borjuis dan proletar menurut Karl Marx.

Dalam sejarah perkembangan masyarakat teori Karl Marx ada 5 tahap menuju komunisme

1. Tahap ke 1 komunisme purba (primitiv comunisme)

komunalisme, tanpa klas dan kepemilikan (pada masyarakat terasing ini masih ada cth. Baduy,dll baca tags budaya lokal, artikel mosaik banten yang bersejarah)

2. Tahap ke 2 Yunani dan Romawi kuno

Master and Slave (budak)

3. Tahap ke 3 Feodalisme
Land Lord and Farmer (petani)

4. Tahap ke 4 Industrialisasi-Kapitalisme

Borjuis and Proletar

5. Tahap ke 5 Scientific Comunisme

Catatan : tahap 3 dan ke 4 ini belum tentu karena data hanya diambil dari perkembangan masyarakat Eropa. Dinegara berkembang dan negara maju ada juga yang menggantungkan dari hasil pertanian yang terbukti menopang kebutuhan pangan dunia. Umumnya sektor pertanian dan industrialisasi berjalan berbarengan atau ada pula yang membangun industri pertanian.

Saya hanya menduga dimasa datang masyarakat dibangun melalui teknologi tingkat tinggi tanpa kelas seperti halnya mungkin komunitas UFO, dunia cyber, dan komunitas-komunitas lainnya. Komunitas terbayang (imagine community) yang diidamkan oleh Ben Anderson yang menjadi rujukan para aktivis LSM mungkin akan terwujud.

Sekarang apa yang dapat kita lakukan adalah untuk memperjuangkan aspek keadilan (justice for all) dan menyadari bahwa kelas the have dan not have adalah sudah merupakan hukum alam tetapi upaya kita adalah bagaimana mengurangi kesenjangan sosial tersebut. Tentunya ini melalui kebijakan politik misalnya sektor riil mikro lebih menjadi orientasi dibanding sektor makro yang terbukti rapuh dimainkan para spekulan pasar. Begitu juga transmrigrasi dan land reform pemberian lahan menganggur untuk kaum petani, keberpihakan terhadap buruh.Dan banyak lagi. Saya menyebut ideologi tersebut dengan ekonomi kerakyatan, neo-marxis (marxian), dan Islam yang diakomodir oleh Pancasila.

Iklan

3 pemikiran pada “History of Civilization

  1. histografi adlah fakta-fakta sejarah yang digmbarkan secara jelas

    ideografi adalah penggambaran ide yang mendasari terbentuknya fakta sejarah tersebut

    ethnologi : ilmu ttg bangsa-bangsa
    ethnografi : gambaran deskrpsi ttg suku bangsa

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s