Pemerintah Segera Buat PP Cost Recovery

Pemerintah Segera Buat PP Cost Recovery

Selasa, 16 September 2008


JAKARTA-Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat mengakhiri perbedaan persepsi mengenai biaya yang bisa diklaim sebagai ongkos prodviksi minyak dan gas atau cost recovery. Rencananya, pemerintah akan membuat peraturan pemerintah yang bakal merinci biaya apa saja yang bisa diklaim sebagai cost recovery.

Kesepakatan ini tercapai dalam rapat Panitia Anggaran DPR dengan pemerintah pada Senin (15/9) kemarin. Dalam rapat itu, DPR meminta pemerintah menyelesaikan pembuatan Peraturan Pemerintah ini paling lambat akhir tahun ini. Tujuannya agar peraturan ini bisa langsung berlaku secara efektif per 1 Januari 2009.

Sudah bukan rahasia terdapat banyak perbedaan pendapat soal kriteria cost recovery. Contohnya, perbedaan pendapatan antara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas).

Nah, Ketua Panitia Anggaran DPR Harry Azhar Azis menam-bahkan, aturan cost recowy ini juga bertujuan mengurangi beban yang harus ditanggung pemerintah. “Biar nilai cost recovery benar-benar turun sekalipun persentasenya dibanding pendapatan kotornya tiap tahunnya telah turun,” kata Harry kepada KONTAN, Senin (15/9).

Tahun depan, pemerintah dan DPR sepakat meningkatkan dana cost recovery. Alokasinya sebesar US$ 12,01 miliar atau setara Rp 109,02 triliun bagi ongkos produksi minyak dan gas ini.

Bila dibandingkan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2008 hanya mengalokasikan sebesar US$ 11,5 miliar atau Rp 104,65 triliun. Menurut Harry, nilai cost recovery memang cenderung membengkak namun prosentasenya dengan pendapatan kotor terus menurun. Dia mencontohkan ratio pada tahun depan hanya 21% dari pendapatan kotor. Sementara cost recovery pada 2007 mencapai 23%.


Sumber: Harian Kontan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s