Rendra dan Fadjrul Kemarin Tampil di TV One

WS. Rendra Si Burung Merak yang Tak Pernah Tua …

WS. Rendra ternyata masih tetap konsisten dalam menyoal masalah kebudayaan. Ia terlihat masih memaknai hidup dengan kedalamannya yang esensial dan terasa lebih menjiwai serta sarat pengalaman. Tema kemarin yang disuguhkan adalah menyoal hasil karya budaya kita yang banyak dicuri oleh bangsa lain, dan dengan sangat bijaksana ia menasehati untuk menjadikan hasil karya bangsa sebagai bagian dari hidup kita sehari-hari. Komentar lainnya tentang patriotisme dan nasionalisme masih terlihat jelas dari gurat wajahnya dan sikapnya yang keras, tak lapuk dimakan usia, tak layu karena hujan dan badai. WS. Rendra benar-benar tak pernah tua,…Ia telah teruji dan sarat pengalaman sekalipun pahit dimasa lalu.

Fadjrul Rahman Menyoal Nasionalisasi Asset

Capres muda kita kali ini Fadjrul Rahman pengamat sosial dan politik juga aktivis yang telah banyak makan asam garam dan peristiwa, menyesalkan pemerintah banyak menjual aset strategis nasional kita. Dan ia berandai jika Soekarno, Hatta, Syahrir kembali hidup tentu akan menangis sedih. Asset strategis nasional itu diantaranya blok natuna yang dimiliki bangsa asing hingga 100 %, Freeport dan lain-lain.

Dia juga membantah jika masalah nasionalisasi asset karena adanya 3 (tiga) faktor yaitu SDM, Modal dan Teknologi sebagai penghambat.

Masalah SDM, hampir sebagian besar tenaga ahli migas kita adalah bangsa Indonesia yang dipekerjakan pihak asing, bahkan banyak juga yang bekerja di Timur Tengah terutama negara Qatar (lihat diblog ini dan Agus Nizami). Ini adalah bukti hasil pendidikan kita yang sukses di tingkat SMU (sudah menjadi tradisi juara Olimpiade Fisika dan Kimia) dan perguruan tinggi.

Masalah  modal dapat diperoleh dari sektor perbankan dan sektor lainnya untuk menasionalisasi aset.

Yang ketiga, teknologi dapat diatasi dengan alih teknologi sejak jaman Belanda hingga kini melalui hasil di lapangan dan riset serta pengembangan yang terdapat dibanyak universitas yang membuka jurusan pertambangan dan metalurgi ditanah air dan hasil belajar luar negeri.

Jadi tidak benar sama sekali jika bangsa Indonsia adalah bangsa yang bodoh dan tidak mampu menasionalisasi aset strategis.  Masalahnya adalah pemerintah tidak mampu dan mau mengelola aset tersebut dengan benar dan mandiri.

Sumber : TV One dan ditambahkan sedikit dari saya.

Iklan

2 pemikiran pada “Rendra dan Fadjrul Kemarin Tampil di TV One

  1. sayang saya ga nonton rendra karena emang jarang banget sempat nonton tv. berharap to one mau bikin tayangan ulangnya yah. kalau emang iya, ntar sms saya ya, mas… 🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s