Helm Butut Elangku

Yang masih tersisa dan masih sangat kusayang dari perangkat perangku hingga kini, juga paling sangat bersejarah, sekaligus kisah romantis ketika berangkat dengan motor kekampus, adalah helmku. Helm itu bentuknya tidak karuan, kumal, dan dekil, dengan warna ungu yang kian pudar. Aku sangat sayang dengan helm itu dan tidak ingin kehilangannya.

Aku menyebutnya  si helm keramat …  yang bercerita banyak tentang kesaktian gerakan intelektual dan moral

si helm butut  ……… helm dekil dengan kusam sejarah bangsa masa lalu dan kini yang tetap saja miskin

si helm kenangan …….. yang bercerita banyak tentang cinta yang hilang, lahir dari mata hati terdalam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s