Harga Minyak 124 USD/Barel Turun Terus

Harga Minyak Terus Turun

Artikel Terkait:

Minyak Naik Jadi Peluang

BEI Dibuka Merah

Kembali Turun, Minyak di Bawah 125 Dollar AS

Minyak Turun Lagi

Kompas Kamis, 24 Juli 2008

SINGAPURA, KAMIS – Harga minyak dunia turun lagi di perdagangan Asia, Kamis (24/7), di tengah tanda-tanda melemahnya permintaan di Amerika Serikat, konsumen energi terbesar dunia, kata dealer.

Dalam perdagangan pagi, kontrak utama New York, untuk minyak mentah jenis light sweet pengiriman September turun 55 sen menjadi 123,89 dollar per barel pada Kamis dari penutupan perdagangan Rabu, 124,44 dollar per barrel.

Harga minyak New York telah mengalami penurunan 3,98 dollar pada Rabu. Sementara minyak mentah Laut Utara Brent untuk pengiriman September turun 24 sen pada posisi 125,05 dollar.

“Pasar minyak berjangka terus mengalami bearish mood,” kata Victor Shum, analis pada konsultan energi berbasis di Singapura Purvin and Gertz, mengacu pada angka-angka cadangan bensin terakhir Pemerintah AS.

“Di mana masih berlangsung kekhawatiran seputar turunnya permintaan di AS dan laporan inventaris minyak AS terakhir yang mengonfirmasikan turunnya permintaan di Amerika Serikat,” katanya, sebagaimana dikutip dari Antara.

Victor juga mengatakan bahwa mood saat ini di pasar terfokus pada berkurangnya permintaan.

Administrasi Informasi Energi (EIA) AS mengatakan, Rabu, bahwa cadangan minyak mentah turun 1,6 juta barrel dalam pekan yang berakhir 18 Juli. Sedangkan ekspektasi pasar, penurunan lebih kecil, yakni berkisar 600.000 barrel.

Tetapi laporan mingguan EIA juga menunjukkan bahwa cadangan bensin naik dengan 2,9 juta barrel, jauh dari prediksi konsensus analis naik 200.000 barel.

Konsumsi bensin 2,4 persen lebih rendah dari setahun lalu karena para pengendara menghadapi harga bensin yang melambung 4,11 dollar per galon (3,78 liter) pada puncak musim berkendara pada liburan musim panas.

Data EIA menunjukkan, harga di pompa bensin turun menjadi 4,06 dollar pada Senin. Namun, dibanding setahun lalu harga mengalami kenaikan 37 persen.

Harga telah mengalami kenaikan lebih dari 23 dollar sejak rekor tinggi dicapai di atas 147 dollar per barel pada 11 Juli lalu. Namun, angka tetap pada tingkat tinggi setelah menembus angka 100 dollar per barrel untuk pertama kalinya pada awal tahun ini.

Selain itu, ancaman pasokan akibat badai Dolly di Teluk Meksiko berkurang karena angin topan tersebut berbelok dari instalasi minyak lepas pantai. Menguatnya dollar AS juga membantu harga minyak mentah turun.

Para pedagang terus mengikuti perkembangan badai Dolly yang bertiup di selatan Pulai Padre, Texas, dekat perbatasan Meksiko, Rabu, menurut Pusat Informasi Badai AS.

Musim badai pertama di Teluk mendorong beberapa perusahaan minyak mengevakuasi para personelnya dari anjungan lepas pantai mereka. Pada awal Rabu, badai terlihat mem-bypass kawasan utama produksi minyak di Teluk.

Polisi Incar Rizal Ramli

Kompas Kamis, 24 Juli 2008

JAKARTA, KAMIS – Kepolisian tak membantah bahwa penyidikan terhadap tersangka Ferry Yuliantono terkait demonstrasi anarkis Mei-Juni 2008 telah mengarah pada pihak lain yakni Rizal Ramli. Dalam pemeriksaan terhadap Adhie Massardi sebagai saksi, penyidik polisi menanyakan soal Rizal Ramli.

Ditanya wartawan apakah polisi menyasar Rizal Ramli dalam perkara tersebut, Kepala Direktorat I Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Brigadir Jenderal (Pol) Badroddin Haiti, Kamis (24/7) menjawab, “Karena dia kan Ketua Umum KBI (Komite Bangkit Indonesia).”

Saat ditanya lagi apakah polisi akan memeriksa Rizal Ramli, Badroddin menjawab, “Belumlah, nanti itu bertahap.”

Sebelumnya Adie Massardi juga mengatakan bahwa dirinya merasa polisi mengincar Rizal Ramli. Sebab, meskipun diriya memberi keterangan sebagai saksi untuk tersangka Ferry, penyidik polisi menyinggung-nyinggung soal Rizal Ramli dalam pertanyaannya. Penyidik misalnya, menanyai Adhie soal sejak kapan mengenal Rizal Ramli.

Badroddin juga mengatakan, polisi meyakini telah memiliki bukti adanya aliran dana KBI untuk berbagai aksi unjuk rasa menentang kenaikan harga BBM. Namun, sebelumnya Adhie Massardi mengatakan, dana KBI hanya untuk kegiatan seminar atau diskusi. “Itupun jumlahnya tidak banyak-banyak amat,” ujar Adhie.

<!–[if gte vml 1]> <![endif]–><!–[if !vml]–><!–[endif]–>

KOMPAS/RIZA FATHONI

Rizal Ramli bersama jajaran Direksi PT Semen Gresik .

Artikel Terkait:

<!–[if !supportLists]–>Kalla: Pencopotan Rizal Soal Etika

Curhat Rizal Ramli: Kami Korban Penguasa

Rizal Ramli Dicopot dari Komut Semen Gresik

Wapres Kecam Rizal Ramli dan Kwik Kian Gie

Rizal Ramli: SBY Beraninya Cuma Sama Rakyat

Rizal Ramli: Hak Angket BBM Jadi Pertaruhan PAN

BPK Siap Bantu Panita Hak Angket DPR

Kompas Rabu, 23 Juli 2008

JAKARTA, RABU – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) siap membantu Panitia Khusus Hak Angket BBM DPR untuk menyediakan data audit. “Kita akan bantu panita angket dan sebelum panita angket dibentuk, kita juga sudah mulai membuat audit,” kata Ketua BPK Anwar Nasution seusai konferensi sektor publik di Jakarta, Rabu (23/7).

Anwar mengatakan, saat ini BPK sedang menunggu surat secara formal dari pansus hak angket terkait kebijakan pemerintah yang telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) itu untuk melakukan audit. “Kita harus tahu dulu apa yang menjadi fokus mereka,” tutur Anwar.

Pada kesempatan itu Anwar juga mengemukakan, pihaknya sudah mulai membuat audit mengenai perusahaan minyak dan menemukan kerugian negara sebesar 8 juta dollar AS. Selain itu, BPK juga telah melakukan audit subsidi, audit cost recovery, dan audit aliran dana BI. (C10-08)

Artikel Terkait:

Anwar Nasution Setujui Aliran Dana Yayasan BI

Depkeu dan BPK Perlu Sehati

Menkeu Minta Mennegkop Ikuti anjuran BPK

Pemanggilan Purnomo Diprotes Anggota Pansus

Pansus Hak Angket BBM Bersiap, Undang Pakar Energi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s