Hukuman Mati Bagi Koruptor

Hukuman mati bagi koruptor kelas kakap bukan isu baru di Indonesia. Tahun 2001 kami dari BCW (Banten Corruption Watch) pernah menggelar aksi demonstrasi dan mengeluarkan Manifesto Anti Korupsi yang berisi tuntutan hukuman mati bagi koruptor kelas kakap berdasarkan standar nominal angka rupiah yang dikorupsi idealnya 1 milyard.


Saya melihat contoh di China waktu itu angka korupsi semakin menurun dan ekonomi maju melesat tinggi karena diberlakukan hukuman mati bagi koruptor kelas kakap tanpa melihat status jabatan. Bayangkan korupsi yang mungkin di Indonesia jika dirupiahkan sangat kecil yaitu hanya Rp.100 juta. Jika itu diterapkan berapa banyak (mungkin ribuan orang) yang akan dihukum mati di Indonesia.

Merekalah yang sebetulnya peduli dengan hubungan silaturahmi antar manusia dan Islami. Sementara itu di Indonesia sangat munafik padahal ada hukum qishas yang sangat berat, apabila telah membunuh baik secara langsung maupun tidak langsung dari korupsi besar yang telah dilakukan para koruptor.

Merekalah yang telah melakukan kejahatan luarbiasa (extra ordinary crime) dan parasit dari setiap sektor pembangunan yang semakin terkurangi untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Kemiskinan, kebodohan, kelaparan, gizi buruk, pengangguran, kesempatan kerja adalah tanggung jawab negara. Dan untuk mengatasi hal tersebut salah satunya adalah memberantas korupsi agar tidak mengurangi pundi-pundi negara untuk membiayainya.

Apa yang terjadi di Indonesia saat ini adalah kegagalan reformasi paska Soeharto lengser (belum tentu virus orde baru), diantaranya korupsi yang semakin merajalela, tersistematis dan terlembaga, serta terbuka dan tersamar (aneh-aneh bahkan lewat peraturan, perda dsb.). Selebihnya adalah tidak cerdasnya kebijakan publik, manajemen kelembagan negara yang tidak optimal dan faktor neo liberalisme yang merambah kesemua sektor dan meracuni bangsa ini. Migas dan non migas kita habis digadaikan.

Saya mendambakan orang berani (bukan berarti mengkultuskan) seperti Evo Morales dan Hugo Chaves, juga contoh dari kesederhanaan Ahmadinejad yang terkenal dan legendaris.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s