LKM BEM Untirta

Sebagai seorang yang pernah hadir bergelut dikancah gerakan mahasiswa, undangan sebagai pembicara pada acara LKM BEM Untirta yang baru pertamakali dilakukan untuk para aktivis tanggal 2 Juli 2008 di Villa Gandarasa Pandeglang, seolah mengulang kembali semangat intelektual dan memahami kondisi politik yang tengah terjadi saat ini.

Dimasa lalu gerakan mahasiswa memiliki warna ideologis yang sangat kental, ideologi yang diwakili Pan Islami (moderat), kiri-sosialisme, nasionalisme, atau hanya sekedar moral intelektual. Kehadiran beragam ideologi saat itu adalah proses pendewasaan intelektual bagi para mahasiswa.

Fenomena pasca orde baru saat ini kehadiran ideologi kanan atau Islam fundamentalis yang memperjuangkan Syariat Islam boleh dibilang masih baru dikalangan mahasiswa. Hadirnya KAMMI yang merupakan representasi kelompok gerakan mahasiswa yang berpegang pada Syariat Islam dan berpatron-klien dengan PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Begitupula Gema Pembebasan dengan kelompok Ormas Islam Hizbut Tahrir, menandakan lahirnya sejarah pemahaman baru tentang Islam secara menyeluruh, dalam hal ini hukum-hukum syariat sebagai problem solver masalah dasar kenegaraan dan masyarakat. 

Agung Wisnuwardhana dari Hizbut Tahrir menawarkan hal itu kemarin pada acara yang sama sekaligus mempertegas tidak akan keluar melenceng dari garis ideologi besar negara Pancasila, apalagi dikaitkan secara historis-ideologis dengan Piagam Jakarta. 

Masalah politik, ekonomi, sosial-budaya,hukum dibahas secara singkat dan detail dengan perspektif Islam.  Secara aktual yang paling ramai adalah masalah politik, hukum yaitu korupsi dan ekonomi terutama SDA-Migas dan Non Migas yang kini tengah trend menjadi bahan perbincangan ditengah masyarakat. Kita semua sepakat bahwa musuh besar bangsa Indonesai adalah Kapitalisme Neoliberalisme terutama pada sektor publik.

Sementara itu di TV swasta kemarin, Fajroel Rahman mantan aktivis dekade 80-an berdebat dengan anggota dewan yang mempertanyakan gerakan mahasiswa berada pada garis anarkisme. Mahasiswa telah menjadi kambing hitam dan dibesarkan media menurut Fadjroel, apalagi dikarenakan pemerintah terlalu protektif melindungi kepentingan kebijakannya yang menaikan harga BBM telah melanggar konstitusi UUD 45 pasal 33.

Iklan

Satu pemikiran pada “LKM BEM Untirta

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s