Akankah Kita Frustasi ?

Frustasi Itu dilarang keras maka berjuanglah !

Kekayaan SDA- Migas dan Non-Migas (mineral, dll.) kita sangat luarbiasa, bahkan lebih besar dari negara Timur Tengah hingga 25 tahun lebih. Indonesia dari Sabang sampai Merauke adalah sumber incaran para kapitalis-neolib dan sebangsanya untuk dicaplok, selain faktor kedua pangsa pasar yang luar biasa besarnya di Asia dengan jumlah penduduk 200 juta lebih, dan infrastruktur yang sudah terbangun.

Maka yang harus kita bangun adalah kesadaran, kerjakeras, kecerdasan, dan tindakan yang revolutioner  untuk  membangun bangsa.

Dengan adanya HAK ANGKET yang dilakukan parlemen kita berharap dapat memecahkan masalah mendasar yang dihadapi bangsa ini.


Melihat fenomena saat ini kita dihadapi masalah yang sangat pelik dan kompleks yaitu ;

  1. Beranikah pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM ?
  2. Beranikah pemerintah menasionalisasi SDA-Migas dengan merubah UU Migas?
  3. Beranikah pemerintah mengaudit aset SDA-Migas ?

Jika itu semua GAGAL, maka kita harus lakukan melawan dengan 2 kemungkinan yaitu :

A. Yang pertama adalah ;

  1. Membatalkan kenaikan harga BBM dan atau dengan alternatif solusi lainnya
  2. Bongkar kasus korupsi migas
  3. Menasionalisasi aset nasional SDA-Migas

B. Yang Kedua apa yang harus kita lakukan JIKA KITA KALAH melalui paradigma ilmu ekonomi, maka yang harus kita bangun untuk 25-100 THN adalah :

  1. Fokus melakukan penelitian dan pengembangan alternatif BBM selain fosil, (matahari, listrik, biogas, dll)
  2. Menanamkan INVESTASI BESAR-BESARAN untuk produk kendaraan umum serta pribadi BERTENAGA ALTERNATIF .
  3. Kesadaran lingkungan dan penghematan BBM serta energi diseluruh tanah air.

Resiko yang terakhir ini adalah peluang kita untuk bertahan (survival) hingga 100 tahun semacam katalisator pencegah untuk kita tidak frustasi (mati dilumbung sendiri) paling parah dan mensiasati dengan riset penemuan dan penetrasi pasar melalui produk-produk bertenaga alternatif menyebar keseluruh Indonesia, jika kita gagal merebut kekayaan kita yang berlimpah ruah tersebut. Paling lambat 5-10 tahun sejak kita kalah dari mereka (asing dan pemerintah).

Pun demikian sektor migas terutama BBM dari fosil saya yakin untuk transportasi kendaraan umum dan pribadi masih tetap digunakan hingga 25 tahun bagi negara ini dan banyak negara lainnya, meskipun banyak solusi alternatif termasuk ide tersebut diatas yang sebetulnya masih tetap menguntungkan bagi pemerintah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s