Kenangan UNAS Kampus Legendaris

Membaca teks peristiwa yang terjadi saat ini seperti membidik dan membalik kenangan dimasa lalu. Tahun itu 1993 kampus UNAS Jakarta sedang menggeliat menjadi kampus pergerakan yang bangun dari tidurnya. Akibatnya kemudian seringkali terlibat bentrok perang saudara dengan Menwa, yang masa itu tidak lebih perintang jalan perjuangan mahasiswa. Banyak korban terjadi waktu itu, dan ketakutan serta kecemasan sangat mencekam di kampus UNAS, hingga membuat kami dari Unpas Bdg datang berkunjung dan ingin tahu apa yang sedang terjadi. Saat itu kampus UNAS betul-betul memiliki sejarah paling legendaris di Jakarta.

Dan kini sejarah berulang kembali, UNAS dikenal kembali lewat aksinya yang dramatik dan menarik perhatian serta keprihatinan publik. Pola orde baru jilid 2  telah terjadi lagi. Penyerbuan pagi dini hari tanggal 24 Mei terhadap demarkasi wilayah kampus, kekerasan, dan kebohongan publik telah terjadi pada peristiwa yang sangat menentukan ketika tanggal 23 Mei malam hari maklumat dari pemerintah kenaikan harga BBM tidak dapat lagi dibendung rakyat. 

Aku cukup heran melihat eskalasi politik saat ini, kegamangan dan kegelisahan tak kurang lebih sama dengan tempo dulu. Dan betul saja, akhirnya kembali lagi jatuh martir  yang tidak berdosa korban dari rezim baru. Kematian yang direkayasa seolah-olah ingin tetap terus mempermalukan dan memojokan para aktor jalanan yang siap mati demi rakyat, seperti tidak ada habisnya untuk memukul mundur semangat perlawanan rakyat.

Bahkan sebelum terjadi kenaikan harga BBM melalui media televisi SBY-Kalla seolah mengejek dan menantang para demonstran tidak lebih dari seminggu. Nyatanya sudah lebih dari 3 minggu aksi rakyat tetap saja terjadi dimana-mana diseluruh penjuru tanah air.

Apa yang terjadi dikampus UNAS menandakan kembalinya masa surut yang tak pasti seperti masa lalu dan kerasnya sudut pandang dari penguasa seperti batu karang yang sulit untuk berubah serta mau mendengar.

Selamat Jalan Maftuh Fauzi,  saudara berhak menyandang gelar Pahlawan Rakyat  buah martir dari cita-cita dan pengorbanan yang anda inginkan untuk melawan kebijakan SBY-JK.

Iklan

2 responses

  1. Trimakasih atas undangannya tetapi anda salah alamat ini forum politik, ada banyak artikel saya tentang budaya di kategori budaya lokal. Ok. tak apa-apa. Saya bukan budayawan tetapi penikmat kesenian dan budaya tradisional. Phantom of Opera film baratnya kalo tidak salah juga ada, bagus sekali. Sebetulnya jika digarap dengan filosofi timur mungkin hebat, atau seperti The Beast siburuk rupa yang baik hati, sayang lebih banyak tragedi dramatisnya. Jika di Banten daerah kami opera drama namanya UBRUG seperti Lenong Betawi bedanya tidak pakai topeng, sangat spontan dan lucu tanpa skenario, kadang diiringi alat musik tradisional dan peragaan debus juga pencak silat.

    Budaya Betawi yang diperkirakan lahir pada abad ke 18 melalui akulturasi dan asimilasi bahkan amalgamansi (kawin antar ras, tionghoa, arab, pribumi) banyak juga yang mengambil dari budaya Banten asli. Sepertihalnya Debus yang berasal dari kesenian mistis-religius Irak (Bagdad) dan dari Aceh Samudera Pasai, begitupula asalmula dan budaya Betawi, amat sangat dekat secara sosio-kultural tradisi dan bagian dari geografis Banten (Pangeran Jayakarta dan Tb. Angke) Tidak ada bedanya dengan kami.

    Ondel-ondel misalnya, konon didaerah Kota Serang sebelah Timur menurut hasil riset kawan-kawan, dulu dari daerah kami namanya Wewe Kemang. Topengnya sangat seram dengan alat bunyian sangat sederhana tapi mengundang mistis. Sudah punah dan tidak ada yang meneruskan.

    Secara geografis mestinya budaya Betawi lahir di Banten lama jika pada waktu itu pelabuhan dan perdagangan internasional tidak dipindahkan ke Batavia oleh pemerintahan kolonial pada abad 18. Kampung-kampung pecinaan, kampung arab, dan pribumi waktu itu telah menciptakan kondisi multikulturalisme dan pluralisme.

    Secara tradisi amat sangat dekat dari kesamaan agama, tradisi dan ritus religius yang dimiliki. Bahkan heroisme dan legenda yang sama seperti kisah si Jampang dan Si Pitung yang berguru ke daerah kami.

    Di Banten Selatan tepatnya didaerah Baduy ada alat musik tradisional yang sangat tua dan cukup dikenal masyarekat kami, bahkan pernah diklaim oleh Malaysia yaitu ANGKLUNG BUHUN artinya angklung yang sangat tua.

    Secara historis baduy juga merupakan nenek moyang orang sunda dan banten pertama karena banyak tinggalan megalitik purba dan budaya yang dapat membuktikan hal ini.

    Ok terimaksh nanti dilanjutkan lagi, semoga pada tanggal 3 Juli jika tidak ada halangan saya dapat hadir di Jkt.

    Senin, Juni 30, 2008 pukul 1:51 pm

  2. aneomen

    mengundang
    Salam Budaya,
    Sebelumnya perkenankanlah kami memperkenalkan diri. Kami adalah MAHAGENTA, sebuah kelompok musik tradisi bernuansa nusantara.

    Berangkat dari rasa cinta dan bangga terhadap nilai-nilai budaya bangsa sendiri, kami berkarya melalui alat musik modern yang dipadukan dengan alat musik tradisional.
    Untuk itu kami membuka diri bagi kemungkinan pementasan karya-karya kami berkaitan dengan proses penggalian kami terhadap khasanah budaya yang pada akhirnya bertujuan untuk melestarikan musik dan alat musik tradisional.
    . Namun kali ini kami akan mementaskan karya Fenomenal Jhon Webber yaitu PHANTOM OF THE TRADITIONAL OPERA yang dikemas dengan alat tradisi dan vocal tradisi.
    Pagelaran Musik Tuggal mahagenta ini akan di laksanakan pada tanggal 3 juli 2008di Graha Bhakti Budaya TIM pukul 20.00 Wib. Dimana nantinya akan ada pameran-pameran alat tradisional dan lain sebagainya.

    info lebih lanjut
    hub saya
    omen
    081308387522
    trims

    Minggu, Juni 29, 2008 pukul 7:25 pm

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s