Ok

Senja datang seperti dalam mimpi, aku bertemu keindahan yang hilang dihalte kampus jam 3 sore. Bidadari cantik yang membuatku asing dan kagum, entah berapa abad aku hanya mencumbu bayangnya.

Hingga detik ini aku tak pernah berani menyapanya, meski kenangan abadi itu masih terpakai padanya. Sumpah, sungguh mati aku tidak berani

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s