Dibalik

Berbeda dengan kemarin, kesadaran datang sesaat hanya sekian detik secepat kilat, selebihnya hari ini lebih banyak ketidak sadaran, gelisah, sibuk berat, dan kadang sekedar  ikhtiar saja dengan kerja keras.

Ah …  seorang kawan baru dari blog berkata dengan amat keras dan sangat tepat, ” kau ingin tetapi malah agar tidak ingin “… hehehe …

berharap untuk tidak berharap, tidak berharap biasanya dapat undian, bulan jatuh, dan durian runtuh …hehehe …

trimakasih saya terharu, hidup benar tidak ada yang pasti, takut juga terjebak munafik dan gilanya kadang saya bolak-balik

saya menghormati proses, latihan, dan kesabaran, tetapi  juga sangat menikmati kewajaran biasa saja

Iklan

3 responses

  1. kisah sanaan yang terbakar cintanya, lalat dan api, hudhud petunjuk jalan,dll. karya sastra terbaik dan indah yang tak pernah habis dibaca berkali-kali, buku itu juga telah mengilhami banyak orang

    Senin, Maret 24, 2008 pukul 3:22 pm

  2. kamu seperti hantu masa lalu membuat saya sedih, trimaksih.

    Senin, Maret 24, 2008 pukul 2:53 pm

  3. thuyobening

    farihuddin atthar dalam Manthiqut Thoir (percakapan burung2) mengungkapkan cerita tentang Simorgh.

    Kawanan burung mendengar cerita tentang suatu negeri dimana kedamaian ada, dimana tidak ada benci, dimana ada ketenangan sesungguhnya. Orang mengatakan tempat itu lembah Simorgh. Maka tertariklah burung-burung tersebut untuk mengunjungi tempat tersebut. tempat ideal, yang diidam-idamkan.

    Maka berangkatlah kawanan burung-burung tersebut. menyusuri dataran, lembah, gunung, panas, dingin. Karena sulitnya medan, satu demi satu berguguran burung-burung tersebut.

    Maka beberapa burung ada yang mencapainya, mencapai kelembah yang diceritakan tersebut. burung-burung tersebut. Burung-burung tersebut tertegun, ketika sampai ditemput itu. tempat itu seperti cermin. burung-burung itu melihat diri mereka sendiri di depannya. 40 burung itu melihat dirinya sendiri seperti di depan cermin.

    Simorgh dalam bahasa parsi Si berarti 40 dan morgh artinya burung. Seandainya mereka yang tiba disitu bukan 40 maka namanya tidak simorgh, tapi sesuai jumlah burung tersebut.

    Senin, Maret 24, 2008 pukul 2:20 pm

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s