Avatar …

Avatar (manusia dewa) adalah trendsetter film animasi yang kini sedang digemari semua lapisan umur di sebuah stasiun televisi swasta (Global TV). Film itu sangat luarbiasa dalam hal naskah cerita, soundtrack dan aransemen musik, serta teknik animasi yang bagus sekali. Tidak heran, banyak ditunggu oleh pemirsa dan penikmat film tersebut hingga mulai menggeser acara lainnya, serta menggoda untuk menontonnya termasuk saya.  

Jika melihat tokoh dan jalannya cerita sangat dekat sekali dengan sosial budaya timur, dimana dalam film tersebut mengambil cerita legenda dari berbagai negara, terutama mainstream legenda dari India (Kresna dijamannya penjelmaan dari Dewa Wisnu), Nepal, Tibet (kepercayaan akan adanya reinkarnasi), filosofi 5 unsur  kekuatan semesta dan manusia; air, udara, tanah, api, kayu, (dikenal sejak masa ribuan tahun lalu di Mesir, China,India),  meditasi, tenaga dalam, dan keahlian seni bela diri dari kebudayaan timur. Filosofi yang disampaikan juga sangat menarik dan bagus buat anak-anak, kejujuran dan kepolosan juga ketekunan dan keyakinan membela kebenaran.

Avatar dalam bahasa India, Tibet, dan Nepal  adalah manusia dewa, tokoh cerita digambarkan memiliki bentuk dan kostum, serta pola perilaku kolaborasi budaya campuran daerah Tibet, Nepal, Jepang, China, dan Korea. Sedangkan soundtrack film terdengar jelas sekali mirip dengan bunyi suara tarian Kecak dari Bali dengan kombinasi music kungfu China. Aransemen music sepanjang film, timur banget, dominan dengan suara suling, kendang, dan sedikit modern, imajinasi pikiran kita seperti diajak mengembara ke lembah-lembah pegunungan dan padang savana.

Di Indonesia film animasi masih belum berkembang seperti dinegara lain, tetapi sesungguhnya kaya akan cerita legenda maupun hasil rekaan komik yang cukup bagus. Sebut saja misalnya, Anglingdarma,  Si Buta Dari Gua Hantu, Mandala Dari Sungai Ular, Jaka Sembung dsb.

Sayang sekali jika khasanah kita kurang tergali dengan baik, dimana hasilnya merupakan eksplorasi bagian dari kebudayaan kita. Kita semua menunggu para pembuat film animasi di Indonesia memiliki kreativitas yang tinggi seperti mereka. Semoga.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s