Soul and Mind

Tiga hari lalu aku benar-benar menghabiskan waktu menonton TV dikamar atas, terutama acaranya Trans 7. Acara yang disuguhkan tengah malam tersebut, sangat menarik sekali disamping kemudian acara Empat Matanya Tukul Arwana. Acara kemarin adalah Chris Angel  seorang maestro spiritual  jalanan di Amerika Serikat yang memperoleh bakat supranatural sejak dari kecil,   sedikit banyak menggoda belajar  menerjuni spiritism dari  kekuatan pikiran, semacam telepati, hipnotis atau telekinetic sebagai cabang dari teori ilmu parapsikologinya Freud.

Keajaiban Chriss Angel adalah melayang-layang dijalanan setinggi 3 meter dengan ditonton banyak orang, telah membuat semua orang tertegun, dan terkagum-kagum tidak percaya dengan adegan yang termasuk langka diabad modern  saat ini. Bahkan dengan kekuatan hipnotisnya mampu membuat orang lain tertidur, juga ikut terbang melayang diudara. Sungguh indah sekali,  kekuatan gravitasi bumi telah mampu ditaklukan seperti diruang hampa udara juga dibulan.

Apa yang telah dilakukan Chris Angel seorang yang fanatik dengan agama kristennya,  jauh dari kesan klenik dan memiliki kekuatan adikodrati lewat telekinetic (diantaranya menerbangkan kartu diudara, menukar kartu seperti Sunan Bonang menukar buah kelapa menjadi emas dan terbang melayang diatas air) adalah bukan sesuatu yang langka, bahkan di India dengan kekuatan meditasi ala yoga, seorang yogis yang berlatih puluhan tahun mampu terbang diudara dengan waktu berjam-jam lamanya.

Para Avatar  yang Luarbiasa

Di Pegunungan Alpen Swiss lebih hebat lagi, mirip pertapaan para biksu Budha di pegunungan Himalaya Tibet, terdapat semacam  sekolah pelatihan bagi anak-anak berbakat, dan meditasi yang mampu membuat orang terbang melayang diudara (Sumber: Intisari)  Bukan main. Dan saya yakin intelegen negara serta lembaga riset pasti memanfaatkan hal tersebut untuk maksud tertentu.  KGB (dinas rahasia UniSovyet sebelum bubar tahun 1989) dan CIA misalnya, dimasa lalu perang dingin, pernah terbongkar sering memanfaatkan kekuatan supranatural untuk kepentingan negaranya.

Kembali mengenai fenomena tersebut,  mungkin ada semacam perbedaan atau  juga merupakan satu kesatuan diantara keduanya, yaitu kekuatan batin dan pikiran. Jika orang timur lebih cenderung dengan alam kekuatan spiritual jiwanya atau disebut Kresna dan Arjuna, maka dibarat orang lebih cenderung menggunakan kekuatan rasionalitasnya atau disebut juga Faust.Hal inilah yang membuat perbedaan secara garis besar yang menarik bagi perkembangan sosial budaya dikedua kutub.

Namun, teori ini sangat relatif, jika disandingkan dengan The Phenomenon tersebut diatas, hanya kecenderungan pola kebiasaan dan perilaku masyarakat saja.  Sedangkan perbedaan yang sangat mendasar dari kekuatan telekinetic atau telekinese  sebagian besar kekuatannya ada pada sugesti pikiran yang mampu menerawang, menerobos ruang waktu, mempengaruhi  dan menggerakan benda-benda termasuk dirinya terbang melayang.

Sedangkan kekuatan batin spiritual diantaranya adalah ketajaman firasat, khasyaf mata batin yang dibuka sangat luas, mampu melihat alam ghaib dan  sesuatu dari jarak jauh, memiliki jiwa yang lembut (mahabbah) namun keras dalam hal keteguhan keyakinan,  dan banyak lagi. Umumnya dipengaruhi paham sufisme dan tauladan para nabi, juga para wali dan orang-orang suci.

One response

  1. Skm

    klik di http://www.syahbandarkarimadi.com anda akan menemukan smua jawaban atas itu semua..selamat datang di kehidupan terjaga dan terestui…sallam.

    Minggu, Mei 2, 2010 pukul 9:20 am

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s