Last Kaibon 2001-2002

Malam yang dingin dipelataran puing-puing keraton, merenung menatap langit sambil duduk menunggu si ehm … dengan kegelisahan, keresahan mencari ilham, aku seperti terpental ke angkasa luar sebelum akhirnya hawa dingin memelukku. Aku kembali melihat banyak meteor beterbangan. Indah sekali

Tahun itu kami berpacaran di seputar keraton, aku naksir berat dengan kejujurannya, kecantikannya yang alami, dan mungkin sedikit liarnya sebagai gadis desa dari pulau seberang. Masyarakat disekitar kampung dekat situs keraton itu sudah terbiasa dengan kehadiran kami. Jika sore datang, indah sekali pemandangan di Kaibon, matahari yang tenggelam, anak-anak yang bermain bola, dan suasana alam yang menyegarkan.

Banyak sekali masa-masa indah, tetapi juga tidak sedikit ide pada masa itu yang menjadi catatan untuk kembali bergerak

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s