Lelah

Tersita seluruh tenaga dan banyak berfikir untuk rakyat serta kampus lebih dari 3 tahun belakangan ini. Saya kadang iri dan kesal dengan gaya hidup santai, hedonis, juga pragmatis. Cape dan melelahkan, bahkan waktu luang untuk jeda (istirahat) berhenti sebentar menghirup nafas segar dan menikmati hidup dengan tenang.

Tetapi akhir-akhir ini juga karena menunggu sesuatu, kadang membuat malas untuk mengerjakan dan menuntaskan pekerjaan yang masih menunggu. Saya gelisah.Kesibukan lebih banyak lagi malah sudah menanti, segudang ide, pekerjaan baru, mestinya dihadapi dengan tenang dan tidak lagi gelisah. Ada terminal terakhir yang dituju ketika pulang.

Iklan

2 pemikiran pada “Lelah

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s