Resensi Buku

All posts in the Resensi Buku category

Membongkar Gurita Cikeas dan DownLoad E-Book

Published Selasa, Desember 29, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Membongkar Gurita Cikeas dan Download E-Book

Membongkar Gurita Cikeas  ternyata hilang dari peredaran toko buku besar seperti Gramedia. Namun berita terakhir  Gunung Agung akan memfasilitasi  peredaran buku tersebut dan pemerintah menolak dikaitkan dengan menghilangnya buku tersebut, apalagi ketika George Adi Condro meminta perlindungan pada Komnas Ham. Buku yang menghebohkan tersebut adalah karya George Adi Condro  yang teranyar. George Adi Condro adalah tokoh kawakan di masa lalu Orde Baru, pernah terkenal ketika membongkar kekayaan Cendana Soeharto. Dimasa lalu sangat menggegerkan , sekarangpun nampaknya kembali membuat kaget banyak orang dengan peluncuran buku tersebut.

Banyak yang gerah dengan peluncuran buku tersebut, diantaranya Presiden SBY, Partai Demokrat, Kantor Berita Antara, dan beberapa orang yang disebutkan dalam buku tersebut.  Somasi dilayangkan oleh Kantor Berita Antara dan peringatan keras dilayangkan oleh Presiden SBY dan Partai Demokrat, begitupula beberapa orang yang disebutkan dalam buku tersebut bahkan perdebatan keduanya ditayangkan  televisi swasta.

Read the rest of this entry →

Imam Mahdi Figur Keadilan

Published Senin, Desember 28, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Resensi Buku

Imam Mahdi Figur Keadilan

Editor : Jaffar Al-Jufri

Buku ini demikian sangat ringkas namun merupakan rangkuman dari Tafsir Al-Mizan karya Allamah  Sayid Muhammad Hussain Thabathaba’i, Al-Mahdi Karya Sayid Shadruddin Ash-Shadr, Yaum Al-Khalas karya Ustadz Kamil Sulaiman, dan Al –Mahdi Fii Al-Qur’an  karya Ustadz Hussain Shadiq Asy-Syirazi.

Setiap generasi dalam peradaban manusia, Allah SWT. selalu menganugerahi   umat manusia dengan seorang figur keadilan. Figur ini bertugas membendung segala bentuk kezaliman dan kecurangan yang melanda  umat dan menegakan keadilan dengan penuh kasih sayang.

Read the rest of this entry →

Grameen Bank-DR. Muh. Yunus

Published Selasa, Februari 17, 2009 by Teguh Iman Prasetya

PUSTAKA : BANK KAUM MISKIN

Judul Buku                 : Bank Kaum Miskin

Penulis                        : Muhammad Yunus

Penerbit                      : Marjin Kiri

Cetakan                       : April 2007

Jumlah Halaman        : 269 + xix 

“…the poor, once economically empowered, are the most determined fighters in the battle to solve the population problem; end illiteracy; and live healthier, better lives… “

(Muhammad Yunus)

Buku “Bank Kaum Miskin” adalah biografi Muhammad Yunus, seorang dosen ekonomi lulusan Amerika Serikat yang berasal dari kota pelabuhan terbesar di Bangladesh, Chittagong. Buku ini berkisah  mengenai kegigihan dan pergulatan prinsip dari seorang Muhamad Yunus dalam memberantas kemiskinan di negaranya selama lebih dari 30 tahun melalui program kredit mikro. Perjuangan keras Yunus telah membuahkan hasil yang lebih dari sepadan : hadiah Nobel Perdamaian Tahun 2006 untuk Muhammad Yunus dan Grameen Bank yang didirikannya. Pemberian nobel perdamaian bagi seorang dosen ekonomi terbilang langka, namun memberikan pesan penting ke seluruh penjuru dunia yang sedang dilanda isu-isu terorisme, bahwa kemiskinanlah  akar masalah dari peperangan dan konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini. Read the rest of this entry →

Buku Sejarah Banten Terbaru

Published Rabu, April 30, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Buku Sejarah Banten kini bertambah lagi setelah Lukman Hakim menelaah Sejarah Banten dari perspektif sebagai seorang jurnalis, kini lahir dari seorang perempuan berpendidikan tinggi asal Banten yaitu Dr. Titik Pujiastuti, Ketua Departemen Ilmu Sastra Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas  Indonesia. Buku setebal 377 halaman diselesaikan dalam waktu dua tahun dengan mengumpulkan bahan-bahan dari Perpusatakaan Jakarta, Museum Leiden Belanda dan London berjudul, “Perang, Dagang, Persahabatan,: Surat-surat Sultan Banten ”  

Surat-surat Sultan Banten ini berjumlah 54 surat dari tahun 1605-1819. Selain itu buku ini juga  menyertakan 26 naskah sejarah Banten yang merupakan karya fiksi. Kajian yang digunakan berdasarkan kodikologis, filologi, dan historis. 

Buku ini terbagi 5 bab. Bab satu, “Menoleh Kebelakang Menggapai Pemahaman Baru” memberikan gambaran Banten abad 16-17, tentang kerajaan Banten sebagai kerajaan Islam terbesar  di Nusantara.

Bab dua, “Pesan Dari Masa Lalu “ , surat-surat Sultan Banten tentang hubungan dengan kerajaan luarnegeri Denmark, Inggris dan penguasa lainnya  pada abad  17-19 masehi.

Bab tiga, “Warna Sejarah dan Sastra  Klasik Banten”, memberikan naskah-naskah karya sastra dimasa lalu yaitu, “Babad Banten” dan  ”Sedjarah Banten”.

Bab ke empat, “Antara Fakta dan Cerita” ; Relevansi Surat-Surat Sultan Banten dan Teks Sejarah Banten. Peristiwa disusun berdasarkan dongeng dan legenda  sehingga tidak jelas lagi mana yang fakta dan fiksi.

 

Sumber Berita ; Gito Waluyo (wartawan Fajar Banten)

Dari Hasil Diskusi Buku di Gedung Kopri Serang pada tanggal 24 April yang menghadirkan pembicara pembanding; Prof. Dr. Tihami, Dr. Tubagus Najib dan Dr. Mu’jizah

 

 

 

Metamorfosa

Published Minggu, Desember 9, 2007 by Teguh Iman Prasetya

KUMPULAN CERPEN

Mottingo Busyee.. itu, Tidak Lagi Busyet!

Mottingo Busye itu telah tiada didunia mengakhiri hidupnya dengan metamofosa karyanya yang sangat dalam dan indah. Era 80-90 an bagi pecinta novel, mungkin tidak akan melupakan karyanya sebagai roman picisan yang lebih menonjolkan unsure biologis terkadang vulgar. Sangat tidak menarik bagi para intelektual. Tetapi, siapa yang menyangka diakhir tutup usianya, membuat karya cerpen yang sangat bermakna, dan reflektif kritis bagi banyak orang.

Wali Kesepuluh, Dua Tengkorak, dan Sikil Anabrang, serta kumpulan karya cerpen lainnya , terasa sekali sangat bermutu, dalam, dan jujur. Potret realitas dan spiritualitas yang digambarkan begitu sangat mempesona, dengan kepolosan ala budaya timur yang mulai menukik pada kedalaman suatu esensi.

Read the rest of this entry →

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31 pengikut lainnya.