Artikel

All posts in the Artikel category

WARNING PILKADAL / PEMILUKADA !

Published Jumat, Maret 25, 2011 by Teguh Iman Prasetya

Warning Pemilihan Kepala Daerah

Saya memberikan warning sementara di blog  sebelum menulis  di media massa cetak harian  nasional untuk diwaspadai teman-teman penggiat masyarakat, ataupun yang peduli dengan Pemilihan Kepala Daerah di daerahnya masing-masing, baik Pemilihan Kepala Daerah Bupati/Walikota ataupun Gubernur.  Sejak diselenggarakan Pilkada Langsung telah terjadi sedemikian banyaknya data konflik horisontal yang terbakar di akar rumput dan jerami masyarakat serta vertikal dengan pusat,  hingga sekarang sedang saya akumulasikan jumlahnya atau presentasekan dari media massa, sedangkan parameter dampak kecurangan yang terjadi mengakibatkan korupsi lanjutan sedang saya akumulasikan.  KPU dan MK diharapkan di masa depan  harus berani mendiskualifikasi peserta kandidat yang curang.

Secara singkat masalah yang harus diwaspadai adalah aspek substansi dan mekanisme sistem/teknis Pilkada Langsung.  KPU/D adalah penyelenggara Pilkada dengan Mendagri yang bertanggung jawab terhadap Pemilukada,  sedangkan  MK yang memutuskan jika terjadi perkara atau sengketa pada saat proses, pelaksanaan, dan evaluasi.

Read the rest of this entry →

Sejarah Neo Liberalisme

Published Sabtu, Maret 20, 2010 by Teguh Iman Prasetya

Mengenal Sekilas Sejarah Neo Liberalisme

Teguh Iman Prasetya

Neoliberalisme telah menjadi hantu yang menakutkan bagi negara berkembang yang kaya akan sumber daya alam dan menjadi kambing hitam terjadinya kemiskinan yang tersistematis. Neoliberalisme sekarang telah menjadi jargon politik bagi kalangan politisi dan kajian yang sangat serius dikalangan akademisi dan kaum intelektual. Neoliberalisme dipahami sebagai paham kapitalisme global yang merupakan formulasi terbaru dari kapitalisme sebelumnya.

Read the rest of this entry →

Suara Rakyat Suara Jangkrik

Published Rabu, Januari 27, 2010 by Teguh Iman Prasetya

Suara Rakyat Suara Jangkrik

Teguh Iman Prasetya

Jangkrik ! Hasil Pilpres lalu adalah pertaruhan antara demokrasi versus soal kebenaran dan keadilan sesungguhnya. Suara rakyat adalah suara tuhan (volks populi volks dei) dengan demokrasi pada saat Pilpres lalu, kenyataannya seorang kawan saya seorang aktivis bercerita sambil tertawa  satir, bahwa kebijakan dimasa Pilpres lalu dengan Program BLT untuk menarik simpati, dan dana kampanye Pilpres Partai Demokrat diduga tidak diaudit secara jujur,  sangat mencurigakan ketika itu.

Read the rest of this entry →

Catatan Singkat Para Ahli Bicara Skandal Bank Century

Published Minggu, Januari 24, 2010 by Teguh Iman Prasetya

Catatan Singkat Para Ahli dan Saksi  Bicara Skandal Bank Century

Saya berharap kita semua memiliki niat baik dan kesampingkan kepentingan sesaat, serta mengutamakan kepentingan agama dan bangsa dimasa depan. Soal  oposisi saya kira bukan hanya milik kaum politikus tetapi juga kaum akademis intelektual yang berpatokan pada nilai dan kaidah ilmiah yang dapat dibuktikan secara empirik. Bukan lagi masalah siapa yang menang atau kalah, tetapi ini masalah kebenaran dan keadilan yang harus ditegakan dengan adil. Akademis (sudah pasti harus intelektual) dan intelektual (tidak selalu akademis tetapi sudah teruji oleh publik)  yang kritis demikian saya kira  tak ada salahnya dengan mereka, terkait menyoal gugatan Benny dari Partai Demokrat terhadap Ichsanuddin Noorsy yang banyak bicara juga sebagai ahli hukum. Menurut informasi terakhir Ichsanuddin Noorsy sendiri pernah mengajar Filsafat Ilmu  Hukum (Sumber : Tempo Interaktif ).

Apalagi bila para ahli bicara normatif (seperti ulama) yang berkata, wah ini jelas perampokan. Di Jepang walaupun beragama Shinto jika dianggap bersalah dan melakukan kejahatan (atau membuka peluang terjadinya korupsi dan kebijakan yang merugikan keuangan negara) sudah pasti akan mundur dan merasa malu atau rumongso dalam bahasa Jawanya.Bahkan tidak sedikit dari pejabat di Jepang yang melakukan bunuh diri. Jadi tidak perlu dipaksa dengan demontrasi yang berdarah-darah yang membuat kisruh antara rakyat dan polisi.

Read the rest of this entry →

Ketika Susno Bersaksi di Pansus

Published Rabu, Januari 20, 2010 by Teguh Iman Prasetya

Ketika Susno Duadji Bersaksi

Siapa yang menyangka diawal kasus dikenal sebagai penceloteh pertama yang menghebohkan dan membuat publik kaget  dengan istilah ” Cicak dan Buaya” ini memang betul-betul dilahirkan menjadi bintang panggung drama kolosal paling menghebohkan jagad politik nusantara dan dunia. Inilah dinamika opini publik yang memiliki banyak kemungkinan untuk berubah. Susno Duadji menyusul Yusuf Kalla dengan kesaksiannya yang sangat bagus pada hari ini di  Rapat Pansus Hak Angket Bank Century.

Read the rest of this entry →

Hari HAM dan Hukuman Mati

Published Kamis, Desember 10, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Hari HAM dan Kemanusiaan, Extra Ordinary dan Hukuman Mati

Hari Ham Se-Dunia termasuk Indonesia diperingati setiap tanggal 10 Desember. Kali ini ditahun 2009  diperingati pula dengan semarak. Bagi pelaku sejarah sumbangan setahun sekali Hari Ham di Indonesia diakui secara jujur memberikan andil dimasa Orde Baru  memberikan perlawanan terhadap  tirani  kemanusiaan yang dilakukan Soeharto dan antek-anteknya, ketika pada masa dekade 90-an.

Dimensi Hak Asasi Manusia dan Kemanusiaan dimaknai sebagai nilai  yang sangat universal diakui seluruh dunia oleh banyak aktivis terutama LSM. Namun tidak selalu demikian hal tersebut disepakati seluruhnya. Saya mengakui secara jujur perbedaan pandangan tersebut dalam perspektif yang  berbeda dengan kawan-kawan penggiat Kemanusiaan ditanah air dengan kawan-kawan lainnya yang berbeda mahzab.

Read the rest of this entry →

Hari Anti Korupsi

Published Rabu, Desember 9, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Hari Anti Korupsi Dunia dan Statement BCW

Hari anti korupsi yang jatuh pada tanggal 9 Desember adalah refleksi bagi setiap bangsa didunia bahwa kejahatan korupsi adalah kejahatan luar biasa (extra oedinary) karena membuat rakyat semakin miskin dan menderita, serta kesejahteraan berkurang. Kelaparan, kemiskinan, pengangguran,  bahkan kematian adalah dampak sistemik yang diakibatkan oleh kejahatan korupsi yang dilakukan oleh para manusia yang buta agama, nurani dan kemanusiaan terhadap sesama. Mereka adalah penjahat besar dan penghianat dalam sejarah beragama dan kemanusiaan, berbangsa dan bernegara.

Kejahatan korupsi ini pula salah satunya telah menyebabkan Indonesia tak pernah maju dalam pembangunan apapun dari masa orde baru hingga reformasi. Para koruptor kakap dibiarkan bebas menghirup udara merdeka dan tak tahu malu mempertontonkan kejahatannya dengan rasa bangga dan seolah tak berdosa bahkan dengan gaya hidup mewah, hedonis, serta pragmatis juga  seolah mampu membeli negara ini.

Read the rest of this entry →

Bedah Kasus Skandal Bank Century

Published Kamis, Desember 3, 2009 by Teguh Iman Prasetya

BEDAH  KASUS SKANDAL BANK CENTURY

Gonjang ganjing Skandal  Bank Century  ternyata sangat menarik untuk kita bedah singkat, selain masalah kriminalitas perbankan yang dilakukan Bank Century,  saya menyimpulkan terdiri dari 3 point secara garis besar; 1) Kebijakan politik bailout/suntikan 6,7 trilun, 2) Prosedur 3) Skema aliran dana.

Sebetulnya dari  rekomendasi  BPK RI 23 November 2009 lalu  di DPR RI  mengenai hasil audit BPK terhadap Bank Century tahap pertama dapat diduga bersikap tegas telah terjadi penyimpangan  (Kompas,23/11/2009).  Sederhana namun ini sah 100 % dapat menjungkalkan Boediona sebagai Wapres dan Sri Mulyani  Menteri Keuangan, karena pada periode pemerintahan yang lalu  Budiono sebagai Gubernur BI dan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan adalah orang yang bertanggung jawab penuh kucuran kredit  tersebut dari LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) dengan rekomendasi Bank Indonesia melalui keputusan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang mereka pimpin.
Read the rest of this entry →

Statement BCW Soal Dimyati

Published Selasa, November 24, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Dimyati Harus Di Tahan dan Di Adili Kembali

Dimyati Natakusumah mantan Bupati Pandeglang yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi 3 dari Partai  PPP tersangkut sejak lama kasus gratifikasi (suap) menyangkut pinjaman Bank Djabar sebesar 200 milyard tahun 2006. Kasus ini dianggap menyimpang karena persetujuan melalui DPRD Pandeglang di barengi praktek suap  sebesar 1, 5 milyard. Beberapa orang anggota DPRD Pandeglang sendiri sudah diperiksa dan mengakui kasus suap tersebut. Dua dari empat tersangka sebagai pimpinan DPRD Pandeglang saat itu HM Acang dan Wadudi Nurhasan sudah dimasukan dalam tahanan.

Read the rest of this entry →

James Bond 007 For Sale And Wisdom

Published Minggu, November 15, 2009 by Teguh Iman Prasetya

JamesBondFenomena alat penyadap perekam suara dan gambar ternyata menggemparkan. Apa yang terjadi di gedung Mahkamah Konstitusi baru lalu dan praktek kerja yang dilakukan para agen telik sandi atau penyidik baik dari KPK, Kejaksaan, dan Polri membuat masyarakat ingin tahu tentang alat tersebut. Agen telik sandi atau dinas rahasia mata-mata dimasa lalu sangat eksklusif memiliki alat-alat canggih dan dilarang  dimiliki masyarakat umum.

Dari seorang sahabat saya peblogger tangguh lerry (http://lerry060183.wordpress.com) saya mendapatkan informasi mengenai alat-alat tersebut, jauh sebelumnya saya juga telah mendapat informasi yang akurat dari luar negeri mengenai piranti alat -alat James Bond tersebut dan dijual bebas.

Read the rest of this entry →

Refleksi Jati Diri dan Propinsi Banten

Published Sabtu, Oktober 31, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Hari ini acara mengajar di kelas Sosiologi (31/10) terpaksa diliburkan dan menjadi pengamat perhelatan besar. Di aula sedang terjadi pembicaraan serius mengenai Propinsi Banten dengan tema Seminar Nasional Jati Diri dan Refleksi Propinsi Banten yang digelar atas nama Bantenologi dan LPSB. Acara itu sangat penting mengingat keterikatan secara emosional sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Banten dan karena diundang oleh seorang sahabat di kampus.

Read the rest of this entry →

Junk DNA = Ayat Suci Al Quran

Published Sabtu, Oktober 24, 2009 by Teguh Iman Prasetya

chromosome

Ayat Suci dalam Kromosom Manusia

Saya teringat sebuah petuah klasik dari dunia  Islam (Al Quran),” Kenalilah dirimu dan tanda alam untuk mengenal Allah“. Ternyata bukan hanya dimensi naluri spiritual  saja yang terdapat pada manusia tetapi juga wilayah yang unik dapat digambarkan secara ilmiah dengan ilmu pengetahuan untuk mengakui keberadaan tuhan pada diri kita.

Read the rest of this entry →

Pamor-Pakem SBY dan Pameran Kabinet

Published Selasa, Oktober 20, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Judul diatas saya ambil dari  filosofi Jawa dalam hal menilai keris yaitu  pamor, pakem, dan pamer. Begitupula filosofi lainnya yaitu watak, watek, dan watuk (sikap dan kelakuan).  Menyoal berita hari ini mengenai pemerintahan dan komposisi menteri kabinet SBY-Boediono saya  tak begitu optimis akan membawa banyak perubahan yang berarti bagi kemajuan bangsa ini. Pemerintahan SBY lalu sebagian besar tidak begitu  cerdas dan analitis menyoal kebijakan strategis , stagnan-estabilishtment kurang revolusioner,   plin plan tidak memiliki ketegasan, citra iklan yang kelewatan, banyak bencana,  neo liberalisme tulen, gagal menuntaskan kasus korupsi besar, menggantung dan mengambangkan  masalah, dan banyak lagi.

Belajar dari jejak dimasa lalu dan refleksi serta visi  mendapat nilai nol menyoal daya kritis dan jangkauan ke masa datang.  Sehingga seorang pakar ekonomi UGM Dr. Ichsanuddin Noorsy ketika diwawancara stasiun tv swasta  berkata, ” bagaimana mungkin bicara menetapkan 34 menteri sedangkan visi saja belum ada.”  “Jika visi sudah ada baru bicara mengenai struktur berapa jumlah menteri yang dibutuhkan dan apa saja yang harus dilaksanakan dimasa datang.”

Read the rest of this entry →

Kisah Cinta Para Majnun

Published Senin, September 14, 2009 by Teguh Iman Prasetya

majnunKisah Cinta Para Majnun

“Majenun” atau “Majnun” menurut kosa kata dan sebuah arti etimologis dari bahasa Arab disebut si gila yang banyak berharap, perenung, pelamun, pengkhayal dan pecinta akan sesuatu. Tidak ada yang lain kecuali yang dicinta.Cinta seorang Majenunpun beraneka ragam, ada yang menjadi pecinta tuhan, pecinta wanita, harta, tahta, dll. Misalnya majenun dalam sebuah kisah karangan seorang sufi terkenal  Syaikh Sufi Mawlana Hakim Nizhami Gandawi (1141-1299) berabad silam di Timur Tengah.Laila dan Majnun adalah kisah cinta sejati yang sarat seloka, sarat tafsir dan begitu sangat indah. Berbagai kisah cinta kemudian mengalir ke muara seperti air jernih yang dikenalkan oleh Rumi, Attar, Al Hallaj, Jenar, dll.menjadi samudra batin yang tak terukur, sulit diuraikan dengan kata-kata dan puisi.

Read the rest of this entry →

Hak Karya Cipta Indonesia

Published Jumat, September 11, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Memburuknya hubungan Indonesia dan Malaysia menyoal hak karya cipta intelektual bagi saya tidak aneh dan sudah dapat diduga sebelumnya. Beberapa artikel dan juga saran dari blog dan situs lainnya juga saya telah kumpulkan. Bahkan beberapa bulan yang lalu sempat berdiskusi sangat serius dengan Ketua Paska Sarjana Untirta dan  pakar hukum Untirta, Beni Irawan SH.MH membahas masalah tersebut, senior saya  sangat ahli dalam hal Undang-Undang yang mengatur masalah hak karya cipta tersebut. Sempat kami berdua ingin membahas masalah tersebut di forum ilmiah dan menyelenggarakan Seminar Nasional.

Read the rest of this entry →

Situs Thothweb Hilang

Published Kamis, September 3, 2009 by Teguh Iman Prasetya

ufo1242Dunia Kehilangan Situs Thothweb

Hari ini membuka data link sahabat, komunitas, serta memeriksa kembali situs-situs bernilai ternyata ada yang hilang dan dunia kehilangan besar untuk mendapatkan akses gratis. Situs itu adalah situs kebudayaan dan peradaban dunia yang sangat bernilai sekali bagi kita semua.

Situs itu adalah www.thothweb.com saya biasa menaruhnya digaleri budaya dunia sejak dua tahun lalu (sekarang sawung budaya), situs yang berisi kebudayaan dan peradaban dunia tersebut begitu sangat memikat dan disajikan sangat indah dilengkapi pula karya foto jurnalistik dari berbagai dunia serta artikel yang sangat bagus serta teruji.Sangat mengagumkan sekali

Read the rest of this entry →

Anak Indigo Misteri Manusia

Published Selasa, Agustus 18, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Anak Indigo Misteri Manusia

Kasyaf. Anak yang memiliki kekuatan luar biasa sekarang banyak bermunculan diberbagai media massa. Mereka mampu membaca masa lalu dan menjangka masa depan. Misteri manusia seperti halnya alam semesta sangat misterius untuk kembali kita kaji dan analisa. Tak heran dunia barat yang sangat rasional misalnya akhirnya harus mengakui kesalahan pemahaman bahwa rasionalitas sebagai dewa satu-satunya justru diruntuhkan oleh misteri manusia itu sendiri.Tak kurang pakar yang sangat ahli tentang psikologi manusia seperti Freud belum tuntas untuk mengungkap tabir manusia dengan bakat-bakat luar biasa, lebih dari binatang. Buku terakhir yang kemudian diluncurkan adalah persoalan supranatural manusia atau dikenal dengan nama Para Psykologi.

Buku Para Psykologi ini mencoba mengungkap pengalaman-pengalaman manusia yang bersifat adi kodrati diluar nalar dan akal sehat manusia. Saya sejak dahulu membaca buku itu sangat tertarik sekali. Meskipun tidak begitu lengkap, tetapi istilah-istilah yang lajim digunakan untuk merasionalisasikan dan mengklasifikasikan demi kepentingan ilmu pengetahuan dikenal lewat buku itu. Misalnya kemampuan telekinetik, hipnotis, telepati, dan lain sebagainya.

Read the rest of this entry →

Mbah Surip Telah Tiada

Published Rabu, Agustus 5, 2009 by Teguh Iman Prasetya

imagesMbah Surip Telah Tiada

Sekali Berarti Sudah Itu Mati

Teguh Iman Prasetya

Kata-kata terkenal dari penyair Chaerul Anwar itu terasa sekali bergema di Indonesia dengan kepergiannya Mbah Surip setelah menghembuskan nafasnya yang terakhir pada usia 60 tahun tanggal 04 Agustus 2009 jam 10.30 WIB. Publik terhenyak kaget tak percaya dengan kepergian penyanyi nyentrik berambut gimbal Rastafarian bak Bob Marley dengan lagu Tak Gendong yang menjadi top hits kegemaran public segala usia tersebut. Penyanyi nyentrik beraliran reggae tersebut melejit bak meteor sukses pada saat usia senja.

Fenomenal barangkali inilah perjalanan hidup Mbah Surip diakhir menjelang wafat yang hanya 3 bulan, dikenal dan disukai public serta berada dipuncak karir sukses setelah puluhan tahun menggelandang menjadi penyanyi jalanan di wilayah Ancol, Bulungan, dan Taman Ismail Marzuki.

Read the rest of this entry →

Turut Berduka Cita, Catatan Singkat Diskusi dan Bom Kuningan

Published Jumat, Juli 17, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Catatan Singkat Diskusi Politik dan Islam,

dan Tragedi Bom Bunuh Diri Kuningan

Tragedi bak petir ditengah suasana tenang tak ada angin dan hujan seusai Pilpres telah terjadi ledakan bom bunuh diri di hotel Ritz Cartlon dan JW Marriott pada pukul 07.47 WIB pagi pada hari Jumat 17 Juli 2009. Aksi terorisme ini menimbulkan reaksi keras dari dalam dan luar negeri sekaligus mengulangi aksi untuk keduakalinya di tempat yang sama di Hotel JW. Marriot pada tahun 2003. Aksi terorisme tersebut diduga berkaitan dengan kelompok yang sama yaitu kelompok Noordin M. Top dengan dugaan pelaku bom bunuh diri bernama Nur Sahid dan Ibrahim orang dalam JW Marriott yang hingga kini masih buron. Kelompok radikal anarkis Jamaah Al Islamiyah yang diduga bermarkas di Malaysia ini (1999-2002, diduga pula memiliki jaringan dengan Al Qaeda) dituding sebagai pelaku tindakan bom bunuh diri (klik http://www.tvone.co.id/arsip/view/18344/2009/07/17/cctv_detikdetik_menjelang_ledakan_di_jw_marriott)

Read the rest of this entry →

Refleksi Ekonomi Indonesia dan Sejarah Nasionalisasi Ekonomi Venezuela

Published Sabtu, Juni 27, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Refleksi Ekonomi Indonesia

Teguh Iman Prasetya

Titik fokus orientasi kita 3 (tiga) hal jika menyoal ekonomi Indonesia yang harus diselesaikan yaitu ; masalah nasionalisasi sektor ekonomi strategis, beban hutang luarnegeri, dan ekonomi kerakyatan/syariah. Indonesia pernah mengalami masa jaya ledakan minyak bumi (Oil Boom) pada dekade 70-an dengan ditemukannya kilang-kilang minyak dan gas baru. Waktu itu kita sebagai pengekspor minyak paling produktif bersama negara-negara timur tengah kaya minyak dan amerika latin seperti Venezuela dan Bolivia.

Read the rest of this entry →

Israel Membangkang Terhadap AS, Hamas dan Fatah Akhirnya Pecah

Published Senin, Juni 1, 2009 by Teguh Iman Prasetya
Permukiman Yitzhar di wilayah Tepi Barat y

ang ditempati orang-orang Yahudi garis keras difoto dari udara.

Duka Kita Bagi Bangsa Palestina Belum Berakhir

Kegelisahan kita akhirnya benar, masalah Palestina kian rumit dan berkepanjangan dengan adanya pembangkangan Israel terhadap AS masalah pemukiman, dan pecahnya konflik antara Hamas dan Fatah yang dalam hal ini diwakili Mahmud Abbas yang sebentar lagi habis masa jabatannya sebagai Kepala Otorita Palestina. Pembunuhan terhadap aktivis Hamas, penjegalan kurikulum pendidikan dan buku sekolah  serta kontrol terhadap media pers merupakan pengakuan terhadap pemerintah resmi zionisme Israel di Tepi Barat, setelah perjanjjian koalisi gabungan antara Ramallah dan Zionisme terbentuk.

Jika kita melihat kronologis peristiwa apa yang terjadi saat ini sudah dapat diramalkan sebelumnya bila melihat kembali peristiwa Gaza dan episode berikutnya.Saat itu  terlihat jelas pengkhianatan Mahmud Abbas ketika seluruh dunia bersatu mengutuk tindakan Israel, ia tidak berbuat banyak bahkan merugikan perjuangan bangsa Palestina dengan menolak mengajukan Israel sebagai penjahat perang ke Mahkamah Internasional.  Berbagai kasus lainnya kemudian susul menyusul sangat mencurigakan menikam dari belakang, dan akhirnya terbukti melakukan pengejaran serta pembunuhan, merevisi kurikulum pendidikan juga akan memberangus media pers.

Read the rest of this entry →

Diskusi Aksi Buruh PHK PT. Putra Tex- Di Banten TV Tolak PHK dan Out Sourching

Published Kamis, Mei 28, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Rendesvouz dan Diskusi PHK PT. Putra Tex

Kangen sekali tadi malam ketika seorang kawan lama menelepon minta didampingi dan bertemu di acara Obor Banten TV. Cukup lama sekali aku tidak bertemu dengan  Prabowo, ia seorang aktivis buruh dikenal sangat lantang bersuara kritis dan menjabat sebagai  Ketua DPD SPN Propinsi Banten. Sudah satu minggu ini ia menggelar aksi demonstrasi menggugat pemecatan sepihak oleh PT. PutraTeX terhadap 70 an orang buruhnya, sementara itu dari pihak perusahaan menjelaskan dengan alasan krisis finansial global telah mempengaruhi kinerja dan produktivitas perusahaan.

Isu PHK massal ini juga merambah ke berbagai perusahaan lainnya di wilayah Banten (5000 orang lebih menurut data Prabowo) dengan alasan yang sama. Sehingga untuk itulah Prabowo dan salah seorang kawan saya dari Untirta yang juga pakar ekonomi dan dikenal cukup kritis, Guswandi diminta untuk hadir di acara Obor (Obrolan Rakyat) pada pukul 1930 -selesai.

Bertemu di lobi luar ruangan Banten TV kami temu kangen, lama sekali kami tidak bersua. Banyak cerita dan kenangan masa perjuangan dimasa lalu juga diskusi berat yang kami bicarakan. Prabowo bagi saya adalah salah satu sahabat terbaik, ia jujur, berani, memiliki sikap,  dan tegas dalam hal aktivitasnya sebagai pejuang kaum buruh. Tak ada yang berubah darinya untuk tetap militan.

Read the rest of this entry →

Kualitas Demokrasi Pemilu 2009 Meragukan?

Published Senin, April 13, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Barangkali inilah fenomena perjalanan demokrasi kita yang hingga kini ditenggarai masih rawan dan belum menunjukan kualitas demokrasi yang sebenarnya.  Dugaan dan indikasi kecurangan pemungutan suara  masih diwarisi Pemilu kita kali ini.

Demokrasi sebagai cita-cita reformasi dimasa Orde Baru dahulu sarat dengan tirani dan despotisme kini telah mengalami fragmentasi dan skenario yang sulit ditebak,  sehingga telah banyak kehilangan esensi awal dan  akhir dari perjuangan yang sejati.

Bagaimana kita akan membangun demokrasi,  jika prosesnya saja diduga akan banyak merugikan perjuangan rakyat, kini dan dimasa datang. Begitupula kompleksitas demokrasi sebagai alat perjuangan terkadang juga menjadi batu sandungan yang harus dengan pahit dan jiwa besar  diterima para pejuang-pejuang rakyat yang memiliki track record, visi dan misi sangat bagus. Sedangkan masalah lainnya diluar hal tersebut adalah tingginya biaya demokrasi dll.
http://teguhimanprasetya.wordpress.com/2008/06/18/kalkulasi-demokrasi-2/) Read the rest of this entry →

Ekonomi Syariah

Published Kamis, Maret 12, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Ekonomi Bank Syariah

Ditengah krisis keuangan global yang melanda dunia kini telah memberi pelajaran yang sangat berarti bagi dunia perbankan negara-negara maju. Rapuhnya sistem perbankan dan kapitalisme serta ketamakan yang melampaui batas telah menjebol keuangan di Amerika Serikat sendiri, sehingga harus disuntik oleh Bank Fed sebesar 200 triliun. Tak heran di AS sendiri serta di negara-negara yang terkena imbas kini mencari formulasi baru untuk memulihkan kondisi ekonominya.

Kemenangan Obama dan Partai Demokrat (Social-Welfare State) merupakan sebuah petanda untuk memulai upaya restrukturisasi, regulasi, dan keberpihakan terhadap kelompok menengah-bawah dan pemulihan ekonomi dengan infrastruktur yang kokoh, berbeda dengan pemerintahan sebelumnya. Meskipun biaya stimulus ekonomi yang diajukan gagal tercapai 800 m dollar tidak disepakati oleh kongres hanya 600 triliun, namun kebijakan ekonomi yang kini dibangun oleh pemerintah AS lebih baik dibandingkan pemerintahan sebelumnya yang boros, kapitalistik, dan tak efisien. Pemotongan pajak bagi industri tertentu, pajak progresif bagi yang memiliki pendapatan tinggi, skala prioritas kredit, penghematan anggaran pada pos tertentu, dll. Read the rest of this entry →

Turunkan Harga VS Kenaikan Harga

Published Jumat, Februari 27, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Kenaikan Gaji PNS dan Harga serta Turunnya Daya Beli

Teguh Iman Prasetya

Berita akan naiknya gaji pegawai negeri konon akan kembali mengguncang harga barang-barang di pasar naik. Setelah didera oleh naiknya minyak mentah dunia yang menjadi picu/triger kenaikan harga bahan pokok kita yang sulit kembali ke harga semula walaupun pemerintah telah menurunkan 3 (tiga) kali harga BBM sebesar Rp.500,-, kini ditenggarai kenaikan gaji PNS akan menjadi picu kenaikan harga dan menurunnya daya beli masyarakat. Read the rest of this entry →

Ketika Golput Sebagai Sebuah Pilihan

Published Senin, Februari 2, 2009 by Teguh Iman Prasetya

Jadilah Golput yang Fenomenal,

Bukan Hanya Sekedar Hak Memilih (UUD 1945)

Hari ini debat masalah golput cukup tajam dan menimbulkan kontroversi ditengah masyarakat . Hak memilih untuk tidak memilih itu sah-sah saja dijamin UUD 1945, tergantung situasi lokasi dan kondisi pada jamannya juga tuntutan yang kini tengah terjadi. Misalnya pada jaman Soeharto kondisi itu banyak yang golput. Fenomena kini dengan 3 pemilihan jelas lebih merepotkan lagi dengan pilkada, pemilu, dan pilpres. Energi kita sebetulnya banyak habis disini. Suara golput pada kondisi ini juga bervariasi mungkin hanya satu, bahkan bisa jadi ketiganya atau keduanya. Read the rest of this entry →

Peta Perang Gaza versus Zionisme Israel

Published Minggu, Januari 18, 2009 by Teguh Iman Prasetya

palestineMengutuk Keras Agresi Zionis Israel

GENJATAN SENJATA, MAHKAMAH INTERNASIONAL, DAN KEMERDEKAAN PALESTINA

Saksi hidup telah banyak bercerita apa yang terekam pada teks dan bahasa gambar cerita duka juga luka di Palestina. Hari ini mendapat begitu  banyak gambar dari sebuah karya foto jurnalistik yang bercerita mengenai Palestina yang mengenaskan korban perang agresi militer Zionis Israel. Dibawah ini korban perang Israel dalam perang yang sangat tragis menyedihkan bagi kemanusiaan dapat diakses dari situs blog milik Sdr. Yuhendra (yuhendra blog)

Read the rest of this entry →

Tolak UU BHP

Published Rabu, Desember 24, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Fenomena kembali maraknya aksi unjuk rasa diberbagai daerah pada saat ini yang menolak UU BHP diterapkan diseluruh daerah, mengundang polemik, kekhawatiran, dan perdebatan diantara para ahli. Karena akan menabrak UUD 1945 pasal 31, carut marut UU Sisdiknas No. 20/ 2003, PP. 60/61 Tahun 1999 mengenai Jenis Pendidikan Tinggi, dan bagi swasta berlawanan dengan UU No. 16/2001 jo. UU No. 28/2004 tentang yayasan yaitu laporan audit diumumkan kepada publik tiap tahun dan tidak boleh alihkan aset yayasan. Dharmaningtyas lebih setuju jika UU BHP ditolak dan kembali pada UU Sisdiknas (Media Indonesia, 24 Desember 2008). Sedangkan Rektor UNS lebih setuju konsep di kampus adalah BLU (Badan Layanan Umum) dimana kampus memiliki keleluasan untuk mencari modal sendiri hingga dianggap layak untuk mandiri.

Read the rest of this entry →

Kontradiksi UU BHP

Published Minggu, Desember 21, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Aksi para mahasiswa telah terjadi diberbagai kampus negeri di Indonesia bahkan berakhir ricuh. Sementara itu seputar perdebatan dan pertikaian mengenai UU BHP (Badan Hukum Pendidikan) hingga kini masih belum selesai. Pakar pendidikan Dharmaningtyas misalnya berpendapat secara fundamental UU BHP ini sangat berlawanan dengan konsep pendidikan gratis dan murah serta menabrak UUD 1945 pasal 31 dan UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003. Pemerintah dianggap turut campur dalam manajerial sedangkan dalam hal pendanaan pemerintah akan lepas tangan. Pemerintah hanya menjamin 2/3 dari biaya pendidikan di sekolah negeri sedangkan sisanya ditanggung siswa dan mahasiswa. Ini akan mengakibatkan angka putus sekolah dan menjauhkan pendidikan dari kelas bawah.

http://nasional.vivanews.com/news/read/13176-pendidik_tolak_ruu_badan_hukum_pendidikan

Refleksi Masalah Nasional

Published Minggu, Desember 14, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Masalah harga BBM akhirnya akan di evaluasi tiap bulan untuk dikaji dan konon terus diturunkan. Harga premium telah turun kembali Rp 500 menjadi  Rp5000/liter dan solar Rp.4800/liter, sedangkan minyak tanah yang banyak dikonsumsi warga kelas menengah kebawah (terimbas program konversi ke elpiji) dan pertamax tidak mengalami penurunan. Pakar perminyakan dan pengamat seperti Prof. Kurtubi masih berharap harga premium dan solar diturunkan kembali menjadi Rp. 4500. Sedangkan Alfin Lie anggota Komisi VII DPR RI  berharap pula pemerintah untuk menurunkan harga premium sebesar Rp. 4000/liter dan solar Rp. 3500/liter  (sbr.http://www.mediaindonesia.com/ , 15 desember 2008).

Read the rest of this entry →

Soeharto Pahlawan Nasional dan Guru Bangsa?

Published Rabu, November 12, 2008 by Teguh Iman Prasetya


PKS (Partai Keadilan Sejahtera) kali ini benar-benar kontroversial telah berani menobatkan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional dan Guru Bangsa. Tidak takut citranya runtuh. Melalui Iklan bernuansa nasionalisme menyambut 10 November yang menggambarkan kisah episode sejarah bangsa Indonesia diusung oleh PKS di luar kebiasaan dari pakem yang umumnya telah dilakukan.

Read the rest of this entry →

Tata Dunia yang Adil

Published Minggu, November 9, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Peta politik global di Timur Tengah kini kemungkinan berubah, gerbang perdamaian antara USA dan negara berpengaruh sangat kuat yaitu Iran karena telah merestui serta memberi selamat Barack Husein Obama sebagai Presiden AS. Begitupula Hamas kelompok radikal Islam telah mengajak berdialog kepada AS. Harapan perdamaian di negara Timur Tengah telah berulangkali disampaikan Obama dalam kebijakan politik luar negerinya untuk belahan dunia yang sangat panas tersebut.

AS dan dunia mesti juga berterimakasih pada Ahmadinejad ditengah krisis keuangan global, harga minyak dunia tidak menjadi faktor yang membuat krisis bertambah parah. Read the rest of this entry →

Revisi UU Pokok Pers 40/1999 dan UU No.10/2008

Published Rabu, November 5, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Revisi UU Pokok Pers 40/1999 dan UU No.10/2008

Masalah yang kembali mencuat mengenai intimidasi dan kekerasan bahkan resiko pembunuhan bagi para jurnalis kini menuntut perhatian dari AJI dan Dewan Pers Nasional serta asosiasi lainnya. Hal ini juga mendesak untuk dilakukannya Revisi UU Pokok Pers No. 40 Tahun 1999.

Begitupula antisipasi mulai tumbuhnya kebebasan pers yang mulai di gerogoti kembali oleh masalah tuntutan pidana dan perdata oleh berbagai pihak yang merasa kepentingannya terganggu, telah menimbulkan tuduhan kriminalisasi terhadap pers. Kasus majalah Time yang digugat balik dan dimenangkan oleh keluarga Cendana sebesar 1 Trilyun, kasus Majalah Tempo yang diperkarakan dengan kasus tiga berita Koran Tempo tentang illegal logging yang mengharuskan Tempo membayar denda Rp.220 juta plus merilis permintaan maaf di 15 media dengan nilai iklan Rp17 miliar, kasus Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakpus mengabulkan gugatan PT Asian Agri terhadap Majalah Tempo terkait pemberitaan dugaan manipulasi pajak Rp1,3 triliun oleh Sukanto Tanoto, yang akhirnya menghukum Tempo denda Rp50 juta dan permintaan maaf di tiga media, dll.

Read the rest of this entry →

RUU Anti Pornografi Di Media Massa

Published Rabu, November 5, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Ribut dan pertengkaran hingga ke akar rumput mengenai RUU Anti Pornografi ini bukan main hingga ke berbagai daerah. Esensi dari RUU Anti Pornografi yang hingga kini masih menjadi perdebatan diantara para pakar dan aktivis masih belum terselesaikan karena sangat detail dan menyangkut masalah teknis. Read the rest of this entry →

Refleksi Peran Pemuda dan Revolusi Bangsa

Published Kamis, Oktober 30, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Menyambut Sumpah Pemuda di TV One (tanggal 29 Oktober) diputar film sejarah gerakan pemuda pada masa kolonialisme hingga terakhir orde baru. Pada masa orde baru yang diwakili oleh saudara Wahab (TV.One) dan Ardian Napitupulu serta Hariman Siregar, Heri Akhmadi (Trans 7 tanggal 31 Oktober), juga Budiman Sudjatmiko. Refleksi sejarah yang sangat bagus melalui film dokumenter tersebut. Hingga saat ini peran saudara Wahab sebagai mantan aktivis dan kawan-kawan lainnya dalam kancah gerakan para aktivis terkait dengan masalah aktual kenaikan harga BBM terbilang cukup berani. Dari solidaritas masalah penyerbuan Kampus Unas pada tanggal 23 Mei 2008 hingga detik terakhir aksi unjuk rasa didepan gedung DPR RI pada tanggal 24 Juni 2008 bertepatan dengan voting terbentuknya Pansus BBM DPR RI. Begitu pula aksi solidaritas terhadap penangkapan sejumlah aktivis Komite Indonesia Bangkit misalnya oleh Forum Aktivis Bandung. Read the rest of this entry →

Ekonomi Tumbuh Jika Harga BBM Diturunkan

Published Senin, Oktober 20, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Ekonomi Tumbuh Jika Harga BBM Diturunkan

Teguh Iman Prasetya

Target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2009 sebesar 6 % tidak akan tercapai dan semakin berat jika asumsi harga BBM tidak diturunkan. Harga minyak mentah dunia yang turun kemarin hingga 69,85 dolar/barel, ekonomi makro (IHSG menurun) dan neoliberalisme yang diterpa gelombang krisis keuangan global dari Amerika akibat kredit macet sector perumahan, mestinya diantisipasi oleh Indonesia dengan masalah yang paling mendasar yaitu penurunan harga BBM dan penguatan sector ekonomi riil. Read the rest of this entry →

Sistem Politik dan Hukum Nasional

Published Kamis, September 11, 2008 by Teguh Iman Prasetya

*** Kajian Sistem Politik dan Hukum Nasional ***

Teguh Iman Prasetya

KPU pusat kemarin menyarankan mencontreng bukan berdasarkan logo parpol tetapi nomor urut parpol (bebas) sangat menggembirakan dan patut kita hargai.Ini sesuai dengan argumen saya terdahulu mengenai kontradiksi nomor urut yang bermasalah dan lebih baik di bubarkan !!! (baca : Nomor Urut Parpol Dibubarkan !!! maksudnya bukan mencoblos logo parpol, kategori di blog ini Hukum dan Politik). Read the rest of this entry →

Al-Qur’an dan Sciene Membuka Tabir Misteri Mahluk Alien (UFO)

Published Minggu, September 7, 2008 by Teguh Iman Prasetya

SIAPAKAH MAKHLUK UFO (ALIEN) ?

Misteri mengenai fenomena yang seringkali terjadi dengan kehadiran Piring Terbang atau benda tak dikenal yang biasa disebut UFO ini sangat menghebohkan manusia dibanyak negara. Kehadiran mereka seringkali merontokan pendapat manusia adalah satu-satunya mahluk yang sangat cerdas dimuka bumi, begitupula sebagai manusia pertama yang diciptakan Allah. Al-Qur’an dan Sciene mencoba mengungkap masalah ini berdasarkan kajian dan peristiwa yang telah terjadi.

Read the rest of this entry →

LNG Tangguh Telah Hilang

Published Sabtu, Agustus 30, 2008 by Teguh Iman Prasetya

SDA DIKERUK UNTUK NEGARA LAIN dan MNC

Teguh Iman Prasetya

Ditengah rakyat mulai kesulitan dengan harga tabung gas elpiji yang mulai mahal dan bertahan kembali antri mengkonsumsi minyak tanah, diskusi kemarin malam cukup ramai sekali di TV One dengan pembicara Andi Malaranggeng, Prof Kurtubi dan Dr. Soni Keraf Mantan Menteri KLH. Tema malam itu adalah seputar penjualan LNG Tangguh Papua yang dijual dibawah standar internasional. Harga jual USS 3.3/mmbtu (million metric british thermal unit) dengan perbandingan harga internasional 20 USS per MMBTU.

Read the rest of this entry →

Hukuman Mati Bagi Koruptor

Published Selasa, Juli 22, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Hukuman mati bagi koruptor kelas kakap bukan isu baru di Indonesia. Tahun 2001 kami dari BCW (Banten Corruption Watch) pernah menggelar aksi demonstrasi dan mengeluarkan Manifesto Anti Korupsi yang berisi tuntutan hukuman mati bagi koruptor kelas kakap berdasarkan standar nominal angka rupiah yang dikorupsi idealnya 1 milyard.

Read the rest of this entry →

Broker dan Nomor Urut Parpol di Bubarkan!

Published Minggu, Juli 13, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Tadi sore menyaksikan perdebatan mengenai sistem pemilihan umum terutama sistem kepartaian di kita,  ternyata hingga hari ini masih mengundang kontradiksi dan ketidakpercayaan rakyat. Bagaimana tidak nomor urut partai politik ada yang ditentukan oleh para broker, bukan berdasarkan mekanisme partai yang sesungguhnya, apalagi yang benar-benar mewakili rakyatnya. Wal hasil wakil rakyat yang sebetulnya akan duduk diparlemen adalah wakil partai (pemilik, penguasa dan broker partai).

Read the rest of this entry →

Balada Orang Pedalaman

Published Kamis, Juli 10, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Data Tahun 2003

Sumber Daya Alam

” Masalah Hutan, Masyarakat Lokal dan Hapuskan Hutang”

Teguh I Prasetya

Balada orang-orang pedalaman dihutan digunung dan dipesisir, mereka yang datang dari kota, tega bodohi mereka, lihat tatapan mata yang kosong tak mengerti apa yang terjadi, balada orang­-orang pedalaman yang menari dan menyanyi dihalau bising, deru ribuan gergaji…. dst.

Balada Orang Pedalaman – Iwan Fals

Petikan lagu “Balada Orang Pedalaman” itu penulis kutip dari karya Iwan Fals masih relevan dengan kondisi saat ini, juga merupakan refleksi masyarakat pedalaman yang ada dipinggir hutan menghadapi    pembangunan. Kekalahan komunitas masyarakat lokal dikemudian hari menjadi sumber konflik yang terjadi akibat kekerasan struktural dan sistem kekuasaan yang begitu sangat dominan oleh patron klien dimasa orde baru hingga saat ini.

Read the rest of this entry →

Bingkai Retak Nasionalisme

Published Jumat, Juni 20, 2008 by Teguh Iman Prasetya

BINGKAI RETAK NASIONALISME 2008 – 2009

Kita akan memiliki masa depan yang tidak pasti dengan berbagai kebijakan yang diambil oleh SBY-Kala/

Kebijakan pemerintah semakin tidak memperdulikan hati nurani rakyat.

Read the rest of this entry →

Kalkulasi dan Solusi Demokrasi

Published Rabu, Juni 18, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Kalkulasi dan Solusi Demokrasi

Resiko demokrasi multi partai sejak tahun 1999 dan demokrasi langsung yang diperkenalkan para aktor reformasi sejak 2004 Pemilihan Presiden dan 1 Juni 2005 Pilkada di tiap daerah sebagai dampak lanjutan proses demokratisasi, ternyata membawa resiko politik, ekonomi, akuntabilitas publik, modal sosial, dan demokrasi lokal bagi rakyat. Pendapat ini dikemukakan oleh Kacung Maridjan dengan sangat detail dalam papernya yang bertemakan diatas pada acara,  “In-house Discussion Komunikasi Dialog Partai Politik’ yang diselanggarakan oleh Komunitas Indonesia untuk Demokasi (KID) di Jakarta, 16 November 2007″. Disambung kemudian oleh Eko Prasodjo dengan studi kasus peran dan fungsi KPU/D dalam reformasi birokrasi di Indonesia dengan tema artikel, “Menghapus Pilkada Langsung “ (Kompas Selasa, 5 Februari 2008).

Kacung Maridjan memetakan resiko demokrasi langsung dengan sangat jelas dan detail sekaligus sangat normatif pada akhir kesimpulan, atau semacam keputus-asaan dengan sedikit harapan untuk tetap konsisten melihat pada faktor kebijakan publik yang dihasilkan oleh pejabat eksekutif dan legislatif, sebagai hasil produk dari pemilihan langsung yang dipilih oleh rakyat. Sedangkan Eko Prasodjo Guru Besar FISIP UI lebih melihat bahayanya politik uang dan penghematan pada instrumen lembaga yang menyelenggarakan yaitu KPU (Komisi Pemilihan Umum) untuk dibubarkan, dikembalikan pada dinas-dinas yang terkait dilingkungan pemerintahan seperti Dinas Kependudukan, BPS, dll., bahkan Eko Prasodjo juga mengambil studi komparativ dari negara maju lainnya.

Logika yang dipaparkan Eko Prasodjo tersebut cukup masuk akal, tetapi siapa yang akan memverifikasi seluruh calon peserta Pemilu, Pilpres, dan Pilkada tersebut ? Tentu amatlah sangat sulit berharap dari Dinas Kependudukan, BPS dll., karena akan berdalih memiliki banyak kesibukan di pemerintahan. Yang paling mungkin adalah memangkas fungsi dan peran KPU dan KPUD diberbagai daerah hanya bekerja sesuai dengan kebutuhan Pilkada, Pemilu, dan Pilpres pada saat itu. Mengapa? Karena peran dan fungsi selanjutnya masih dapat diatasi oleh Dewan Kehormatan dan Fraksi yang ada di parlemen. Misalnya, pergantian antar waktu, dipecat oleh partai politik, dll., jadi tidak lebih semacam Tim Independen yang berdasarkan kebutuhan saja saat itu, apalagi jika penggunaan teknologi informasi canggih dalam pemilihan tersebut akan membuat semakin lebih hemat. Sebagai alternatif terakhir kinerja KPU/D tetap dibutuhkan dan proporsional, tetapi dengan syarat mekanisme  pemilihan diperbaiki dan penggunaan teknologi informasi mampu membuat proses serta pasca pesta demokrasi tersebut lebih memenuhi kriteria serta aspirasi masyarakat.

Biaya Pilkada, Pemilu, dan Pilpres.  

Picu ajuan anggaran yang sangat luarbiasa besar dari Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary saat lalu yaitu 48 Triliun untuk Pemilu 2008 dan Pilpres 2009 telah membuat berbagai kalangan sangat keberatan. Hal ini juga dikritisi sangat tajam oleh Ginanjar Kartasasmita sebagai DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI Jakarta, menyambung pendapat para pakar lainnya. Bantahan oleh Abdul Hafiz yaitu bahwa totalitas dari jumlah anggaran yang diajukan tersebut sudah sangat efisen menghemat 8 triliun dibanding pada tahun 2004. Menurutnya, anggaran 2004 dari APBN memang Rp 4,6 triliun, tapi dari APBD mencapai Rp32,3 triliun totalnya Rp36,9 triliun. Kalau dijumlahkan biaya pemilu tahun 2003 (Rp18,9 triliun) dan tahun 2004 (Rp36,9 triliun) maka totalnya sekitar Rp55,6 triliun. Usulan KPU untuk pemilu 2008 Rp 8,2 triliun dan tahun 2009 Rp14,1 triliun, dengan harapan dukungan APBD Rp10,3 triliun untuk tahun 2008 dan Rp15,2 triliun tahun 2009, maka selisih angka tersebut sekitar Rp.8 triliun terjadi penurunan. Angka 48 triliun oleh sebagian kalangan hingga saat ini masih dianggap besar selain resiko demokrasi yang sangat tinggi, bahkan tak sedikit yang skeptis menghendaki kembali pada pola demokrasi perwakilan seperti masa orde baru karena banyaknya konflik horisontal diakar rumput dan vertikal dengan pemerintah yang terjadi.

Tetapi hal ini tentu jelas tidak mungkin terjadi dengan membalikan jam tangan sejarah mundur kebelakang, karena semangat dan elan spirit demokrasi demikian, sudah menjadi bagian dari skenario reformasi yang terlanjur diusung, terkecuali pilihan rakyat menghendaki perubahan yang bersifat ideologis. Kunci pilihan rakyat tersebut adalah mendirikan  Syariat Islam melalui Sistem Khilafah yang mampu melakukan proses perubahan tersebut lebih baik. Berbagai upaya saat ini menghemat demokrasi liberal telah banyak dilakukan, bahkan Jawa-Barat pernah akan melakukan percobaan untuk menekan biaya pilkada dengan menggabungkan seluruh pilkada yang ada untuk menekan angka biaya penyelenggaraan pilkada yang cukup tinggi. Begitupula percobaan dengan menggunakan teknologi informasi melalui mesin pengolahan data EDP (Electronik Data Processing) dan melalui SMS (Short Messaging Service) seperti daerah tertentu di India dan Brasil. Yang terakhir ini cukup menarik dan merupakan terobosan dimasa datang yang mungkin harus dilakukan oleh pemerintah, mengingat populasi jumlah penduduk sangat padat dan wilayah geografis yang tersebar terdiri dari banyak kepulauan, serta penghematan uang negara.

Solusi Teknologi Informasi dan Komunikasi

Sesungguhnya pembubaran TPS (Tempat Pemilihan Suara), memotong peran serta kebutuhan KPU/D itu dapat terjadi, masuk akal serta rasional. Begitupula pemborosan anggaran lainnya pada sektor kebutuhan tertentu dalam KPU/D melalui e-government. Pemerintahan elektronik (e-government) sering dianggap oleh banyak orang sebagai pemerintahan berbasis internet saja. Padahal banyak juga teknologi yang termasuk kategori non internet  sebagai bagian dari e-government. Diantaranya yaitu, telepon, faksimil, PDA, SMS, MMS, jaringan layanan nirkabel (wireless networks and service), bluetooth, CCTV, system penjejak (tracking system), RFID, identifikasi biometrik,  manajemen jalan raya, kartu identitas (KTP), kartu pintar (smart card), aplikasi NFC dan lain-lain. Di Inggris dan negara maju lainnya penggunaan dan percobaan TI (Teknologi Informasi) dalam pemilihan sudah semakin canggih dengan teknologi yang telah terintegrasi dengan yang lainnya. Maka kemudian hasilnya adalah partisipasi para pemilih semakin tinggi, mandiri, dan dapat menggunakan haknya serta mengakses informasi tanpa bimbingan konsultasi atau kordinasi dengan aparat birokrasi yang paling bawah, dalam hal ini Kelurahan dan RT/RW. Mereka dapat memilih melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang mirip kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri) yang telah didata sebelumnya dan terintegrasi, hingga dapat digunakan multifungsi untuk Pemilu, Pilpres dan Pilkada melalui mesin yang mirip ATM yang dipasang dibanyak tempat strategis di kota mereka. Waktu untuk memilih sangat longgar tidak satu hari kemudian selesai, tetapi selama proses pemilihan tersebut berlangsung, misalnya satu minggu dan satu bulan.

Penggunaan lainnya melalui media cybernet yang dapat mereka akses untuk memilih dan mendapatkan informasi. E-government dengan teknologi canggih berbasis internet suatu saat akan mendapat tempat sebagai media pelayanan yang sangat strategis. Tetapi saat ini di Indonesia masih dianggap barang mewah dan tidak semua orang dapat mengakses internet. Yang ketiga, teknologi informasi dan komunikasi melalui pesawat telepon seluler handphone yang kartunya telah terintegrasi dengan Depkominfo setelah mendaftarkan diri. Pemerintah dapat pula bekerjasama dengan perusahaan telepon seluler dan kartu HP (handphone) untuk dapat menarik keuntungan dari pesta demokrasi tersebut, sehingga tarif pulsa sms tersebut dapat dilakukan dengan  gratis dan malah menguntungkan bagi penyelenggaraan serta keuangan negara.

Tetapi repotnya tidak semua profesi atau semua orang menggunakan HP sebagai kebutuhan pokok, apalagi dampak dari kenaikan harga BBM telah mengakibatkan semakin banyak orang yang menurun pendapatannya dengan tingkat kemiskinan bertambah sebesar 2% lebih atau disebut dengan sinking class, kelas bawah yang semakin merosot dan jatuh kebawah. Jadi dengan demikian masih dibutuhkan kantor kelurahan dan peran dari RT/RW atau posko sebagai mediasi tempat peminjaman HP (Hand Phone) bagi keluarga yang tidak mampu.

Skema alur flow chartnya yaitu sebagai berikut ; 1) kartu DPT (Daftar Pemilih Tetap) berikut nomor registrasi untuk mendaftar dibagikan RT/RW setempat, 2) menggunakan fasilitas pinjaman HP melalui tempat TPS/Posko atau kantor kelurahan dan RT/RW setempat, sekaligus bimbingan konseling oleh aparat desa, 3) registrasi mendaftar berdasarkan nomor kartu DPT dan data lengkap lainnya ke nomor tertentu (4 atau 6 digit) dengan pilihan untuk Pemilu, Pilpres, dan Pilkada, sesuai dengan keadaan pemilihan saat itu, 4) rakyat memilih DCT (Daftar Calon Tetap) yang telah ditetapkan berdasarkan verifikasi oleh KPUD dari informasi melalui telephon seluler. Informasi dapat diperoleh melalui pusat pengolahan data dan informasi yang ada di kantor KPU/D, KPDE (Kantor Pengolahan Data Elektronik), serta melalui media cybernet.

Pengawasan terjadinya kecurangan tersebut melalui sistem teknologi yang mampu memproteksi pilihan yang berulang-ulang dengan nama sama atau kesalahan lainnya. Sistem Teknologi Informasi pemilihan ini diawasi secara bersama-sama dengan elemen-elemen terkait, serta masyarakat, dan dapat dipertanggung jawabkan kepada publik. Bahkan, jika tidak puas file daftar isian tersebut dapat dibuka untuk 3 alternatif solusi diatas. Dengan demikian sistem Luber yang bersifat rahasia telah gugur. Seluruh nama pemilih terlihat berikut pilihannya, atau jika ingin tetap dipertahankan hanya berdasarkan kode angka registrasi DPT saja yang terlihat.

Kontrak Politik, Dialog Publik, dan Debat  Antar Calon

Kontrak politik atau komitmen politik bagi calon kepala daerah sejak acara pesta demokrasi langsung ini digelar, kini semakin tinggi tingkat frekwensi dan intensitas yang dilakukan oleh elemen masyarakat.Ada yang berani menandatangani adapula yang tidak berani menandatangani kontrak politik tersebut, dibarengi untuk berjanjji serta bersumpah. Umumnya kontrak politik memiliki content atau isi yang sifatnya normatif kebijakan umum dan teknis kebijakan yang mesti dilakukan seorang calon eksekutif. Kebutuhan akan adanya kepastian dimasa datang dari seorang calon pejabat eksekutif ini dirasakan sangat perlu dan penting bagi masyarakat, agar tidak termakan janjji kampanye yang kosong tanpa isi dan bukti kemudian.

Masih diharapkannya peran oposisi dan netralitas dari media massa (cetak dan elektronik), organisasi massa, mahasiswa, dan LSM/NGO untuk mengusung kontrak politik ini masih tetap diharapkan oleh rakyat. Apalagi dengan semakin banyaknya parpol dan tokoh-tokoh baru yang muncul ditengah masyarakat, telah menjadikan segregasi struktur politik semakin kental berikut polarisasi dan persilangan kepentingan (cross cutting interest) yang sangat tinggi telah terjadi. Jika peran organisasi tersebut diatas tidak dapat diharapkan atau menambah kompleksitas, maka dikembalikan  pada rakyat dan dapat dipegang melalui Platform Nasional bagi Capres- Cawapres  dan ideologi Parpol, serta janjji kampanye Kepala Daerah.

Pertikaian mengenai kualitas calon hingga saat ini menjadi perdebatan cukup serius, dengan tingkat pendidikan yang semakin tinggi disertai dengan wawasan yang mumpuni, maka kebutuhan akan pemimpin yang berkualitas tak terelakan lagi bagi rakyat. Jadi sangatlah amat logis, bila agenda dari dialog publik dan debat antar calon kepala daerah dan presiden ini, diwajibkan serta dijamin oleh UU. Bagaimana kita tahu kapasitas dari seorang pemimpin, bila kemampuan dan membangun visi yang jelas tidak mampu dan teruji, setidaknya sebagai acara wajib yang mesti diusung oleh KPU/D secara normatif dan diamini oleh calon kepala daerah dan presiden untuk menunjukan kualitas serta kemampuannya dihadapan publik.

Sosialisasi dan Publikasikan Hasil Tiap TPS Di Media Massa.  

Saya bersyukur dengan pemilihan secara demokratis memilih orang, bukan lagi memilih simbol gambar parpol yang cenderung menguntungkan nomor urut jadi (http://teguhimanprasetya.wordpress.com/2008/07/13/broker-parpol-di-bubarkan). Tetapi berkaca  dari hasil diskusi dimasa lalu dengan senior aktivis Pers Mahasiswa UGM Angkatan 80-an Muhammad Al Faris, Gandung Ismanto akademisi, dan Iman Nur Rosyadi wartawan senior pada tahun 2006, ternyata titik lemah pemilihan langsung terdapat kamulfase serta kontaminasi kecurangan yang masih sangat tinggi sehingga menimbulkan konflik horisontal diakar rumput dan vertikal dengan pemerintah. Contohnya modernisasi teknologi dan informasi dengan sistem quick count/ hitung cepat belum tentu menjadi dasar pertimbangan pemenangan Pemilihan Umum, Pilkada, dan Pilpres. Berbagai modus kasus diduga curang cukup merebak sangat nyata, dan ternyata hitung manual pada saat akhir masih dibutuhkan bahkan sangat penting untuk tingkat lokal dan nasional. Anda tidak percaya ?

Banyak modus dan pelanggaran dapat terjadi pada saat di Kelurahan (PPS) dan Kecamatan (PPK), bahkan  di KPUD, sehingga surat suara dapat saja berubah. Tidak adanya saksi yang cukup pada caleg DPD dan tingginya individualisme caleg parpol, Pilkada, dan Pilpres, akan membuat titik rawan demokrasi dianggap tidak Jurdil. Saya dan Muhammad Al Faris serta kawan-kawan yang berniat baik berharap sistem manual pada saat akhir juga turut menjadi pertimbangan KPU/KPUD, terkhusus dalam hal publikasi, verifikasi, dan evaluasi penghitungan suara Pikada, Pemilu, dan Pilpres.

Sosialisasi pengumuman hasil dari Tiap TPS yang dipublikasikan melalui media massa lokal dan nasional serta cyber net merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas demokrasi kita. Dan alangkah lebih baiknya masuk dalam aturan regulasi KPU/KPUD baik ditingkat nasional dan lokal daerah pada tataran Juklak dan Juknisnya. Jika SNMPTN saja dapat dipublikasikan melalui media massa lokal dan nasional, masa iya KPU/KPUD  tidak mampu  mengumumkan hasil suara per TPS ? Sosialisasi lainnya adalah DPT (Daftar Pemilih Tetap) dan DCT (Daftar Calon Tetap) yang telah dipublikasikan sebelumnya melalui situs media on line yg dimiliki KPU/D, sehingga masyarakat dapat mengetahui lebih awal dan cross chek mengenai siapa yang berhak memilih dan dipilih. Mengenai seleksi pada saat awal mengenai DCT tentunya peraturan perundangan yang berlaku harus menjamin asas legalitas formal yang memiliki kepastian hukum yang kuat.  Pengalihan terjadinya konflik seleksi tahap awal melalui pengadilan setempat, khususnya Pemilu dan Pilkada juga sangat bagus selama bukan merupakan desentralisasi konflik dan pusat lepas tangan.

Catatan :

Revisi Akronim

Pilkada sudah diganti Pemilukada (Pemilihan Umum Kepala Daerah)

KPDE (Kantor Pengolahan Data Elektronik) sekarang sudah diganti Depkominfo

Perkembangan selanjutnya TV KPU bekerjasama dengan Stasiun TV Nasional dan Lokal menggelar debat kandidat,  hanya kontrak politik yang harus ditetapkan melalui legalitas formal yang kuat

Serang Juni-Juli 2008

Teguh Iman Prasetya

Penulis adalah Dosen Untirta

Kord Umum BCW

Indonesia Raya

Published Sabtu, Mei 31, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Lihat mahasiswa dan rakyat demonstrasi. Lihat harga-harga mulai naik. Lihat supir-supir angkot protes minta harga BBM dikembalikan  seperti semula, begitupula aksi serupa lainnya dengan nada tuntutan yang sama. Kenyataan realitas sosial itu berbeda sekali, jika melihat pameran bergaya  profesional penawaran 25 blok migas kita saat ini, membuat kita semua bertambah khawatir seperti dimasa lalu. Sense of crisis ditakutkan semakin hilang dari pemerintah. Berdebat dalam mempertahankan prinsip dan dialog yang jernih hari ini, masih lebih baik dibandingkan masa datang yang gelap untuk kita semua.

Orientasi dimasa datang mengenai blok migas semakin tambah remang-remang dan tak pasti. Kepemilikan dan pengelolaan asset sektor publik strategis semakin menakutkan dan meragukan dengan akan dikuasainya 25 blok migas kita, menambah jumlah blok sebelumnya 10 blok pada tahun 2004 yang terbukti  kita kehilangan daya tawar, dan gagal meningkatkan pasokan kebutuhan dalam negeri yang hanya 1 juta bph. Yang tersisa cadangan sebesar 50 juta barel, mestinya ini dapat digunakan untuk menutupi kekurangan 200.000 bph hingga awal tahun 2009 dari blok Cepu 170.000 bph, dan blok lainnya yang mulai beroperasi. Jadi sebetulnya posisi pemerintah masih sangat aman untuk tidak menaikan harga BBM.

Read the rest of this entry →

Tolak Harga BBM Naik

Published Sabtu, Mei 10, 2008 by Teguh Iman Prasetya

KITA TIDAK PERLU NAIKAN HARGA BBM

Teguh Iman Prasetya

Hari ini naiknya harga bahan pokok sudah mendahului rencana kenaikan harga BBM. Masyarakat kembali antri minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang sudah melambung tinggi. Kenaikan diperkirakan masih susul menyusul hingga hari h bulan Juni 2008, sembilan bahan pokok rakyat kembali melonjak tinggi.

Inflasi diperkirakan diatas 2 digit dan laju pertumbuhan ekonomi melambat dibarengi mulai terpukulnya sektor ekonomi riil masyarakat yaitu UKM-koperasi, pertanian, perindustrian, perkebunan, perikanan-kelautan dll.

Bagi masyarakat industri kenaikan BBM memicu harga bahan baku menjadi lebih tinggi yang berdampak pada harga jual ikut terdorong naik, belum lagi pengurangan pekerja dan jam kerja. Sedangkan bagi masyarakat nelayan kenaikan harga solar  akan memicu kaum nelayan semakin parah  lagi terjepit. Dan banyak lagi.

Read the rest of this entry →

Privatisasi PT.KS

Published Selasa, Mei 6, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Privatisasi PT. KS

Teguh Iman Prasetya

Hari ini saya membayangkan negara Bolivia yang kaya akan sumber daya alam terutama migas di Amerika Latin dan sektor produksi lainnya yang menguasai hajat hidup orang banyak, tetapi negara itu tidak memiliki sama sekali kekayaannya. Bahkan terjerat oleh kemiskinan dan korupsi yang merajalela sebelum Evo Morales kemudian menduduki jabatan presiden saat ini.

Dimasa lalu Bolivia adalah tempat pembantaian kaum komunis dan tokoh terkenal seperti Che Guavara yang terpancing untuk melakukan perang revolusi dinegara itu, sehingga mengundurkan diri dari jabatan kementrian di Kuba. Sukses di Kuba bersama Fidel Castro ketika menumbangkan rejim boneka Amerika ternyata malah berbuah hasil yang pahit, menemui ajalnya dalam pelariannya ditepi jurang.

Read the rest of this entry →

Hapuskan kasus KUT ?

Published Rabu, Maret 5, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Saya mohon maaf karena beberapa hari lalu sebelum dihapuskannya kredit macet KUT 1998-1999 sebesar 5 trilyun lebih oleh SBY,  tulisan tentang fresh money memuat juga tentang kasus KUT di Pandeglang sebesar 174 milyard dan brengseknya LSM di biro kesra dan lainnya telah dihapus.

Masalahnya kini telah terpecahkan bahwa kasus KUT harus dipilah berdasarkan temuan dilapangan. Ada hal yang sangat kontroversial telah terjadi pada waktu itu.

Read the rest of this entry →

Kebenaran Salakanagara

Published Jumat, Februari 15, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Kebenaran Salakanagara

Sore hari yang cerah bersama dengan Kepala BP 3 S (Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Serang) Imam Sunaryo dikantornya, saya melakukan wawancara dan diskusi singkat mengenai kebenaran Kerajaan Salakanagara.  Sedikit informasi tentang BP3 S yang berkantor di jalan Letnan Djidun Serang  ini, memiliki wilayah kerja yang sangat luas yaitu Banten, Jawa-Barat, DKI Jakarta, dan Lampung.

Read the rest of this entry →

Soul and Mind

Published Jumat, Februari 8, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Tiga hari lalu aku benar-benar menghabiskan waktu menonton TV dikamar atas, terutama acaranya Trans 7. Acara yang disuguhkan tengah malam tersebut, sangat menarik sekali disamping kemudian acara Empat Matanya Tukul Arwana. Acara kemarin adalah Chris Angel  seorang maestro spiritual  jalanan di Amerika Serikat yang memperoleh bakat supranatural sejak dari kecil,   sedikit banyak menggoda belajar  menerjuni spiritism dari  kekuatan pikiran, semacam telepati, hipnotis atau telekinetic sebagai cabang dari teori ilmu parapsikologinya Freud.

Read the rest of this entry →

Banten Purba Carita

Published Rabu, Februari 6, 2008 by Teguh Iman Prasetya

MEGALITIKUM DI BANTEN SELATAN

Situs SangHyang Dengdek dan SangHyang Heuleut

Situs ini ditemukan disekitar lereng Gunung Pulosari daerah Pandeglang. SangHyang Heuleut merupakan menhir yang ditemukan di daaerah sanghyang dengdek Kecamatan Cisata Kabupaten Pandeglang. Di dekat sanghyang heuleut terdapat arca perwujudan nenek moyang yang disebut SangHyang Dengdek. Konon menurut cerita masyarakat setempat, sanghyang dengdek dan sanghyang heuleut adalah sepasang suami istri dari nenek moyang mereka. Sanghyang Dengdek ”SangHyang Dengdek” atau yang mempunyai nama “ Prabu Jayasati Wisesa” adalah arca laki-laki dan sanghyang heuleut atau “Mas Ratu Lenglang Jagad” adalah arca perempuannya.

Read the rest of this entry →

Hak Informasi Publik

Published Jumat, Februari 1, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Menyoal Hak Informasi Publik di Banten adalah berdasarkan perangkat peraturan perundangan ditingkat daerah, dalam hal ini perlu adanya semacam Perda Transparansi (KETERBUKAAN) dan Akuntabilitas (PERTANGGUNGJAWABAN) yang merupakan hak inisiatif rakyat.

Bukan hanya legalitas formal saja yang dibutuhkan, tetapi didalamnya mestilah mengatur dan menyangkut dua hal pokok yang sangat TEKNIS, serta ACARA TAHUNAN yang digelar dengan melibatkan PARTISIPASI RAKYAT.

Melihat fenomena bahwa perlunya kinerja seluruh dinas (SKPD) dan laporan keuangan dibuka secara umum baik ditingkat propinsi maupun kab/kota, maka kemudian hasilnya disosialisasikan kepada masyarakat, saya berharap ini tidak kepalang tanggung, sekaligus ujian bagi BAWASDA, BPKP,BPK dsb.bahwa rakyat juga perlu tahu, (akses informasi) sekaligus juga hak bertanya ( hak gugat) jika ada masalah.

Read the rest of this entry →

Salakanagara

Published Senin, Januari 28, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Asal Muasal

Sejarah menurut G.R. Elton dan Henry Pirenne berdasarkan studi displin ilmu yang bersumber pada ; 1.Filologi (ilmu yang mempelajari tulisan dan bahasa pada naskah-naskah kuno; daun lontar, daluwang, kertas).2. Epigraf (ilmu yang mempelajari tulisan dan bahasa kuno pada batu, kayu, logam, dikenal sebagai prasasti), 3.Arkeologi (ilmu yang mempelajari benda-benda peninggalan sejarah/artefak).

Read the rest of this entry →

Senja Hari Ini

Published Jumat, Januari 18, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Fenomena hari ini betul-betul mencengangkan kita semua, logika hukum telah dijungkir-balikan seperti telapak tangan yang dibalik dengan mudah, seperti menggenggam angin dikepalan tangan.Kosong tanpa hasil. Apa yang kita lihat dari pagelaran kekuasaan politik sangat menarik dan satir.

Peradilan Soeharto dianggap selesai dengan diampuninya beliau, dan kompensasi damai ditawarkan SBY melalui Kajagung dengan Yayasan Supersemar dibagi dua, yaitu sekitar 4 trilyun pada tanggal 12 Januari. Itupun gagal, dan ditolak oleh OC. Kaligis mewakili keluarga Cendana. Belas kasihan yang nyatanya malah nol, bahkan menurut Adnan Buyung Nasution, Presiden dapat di impeachment oleh DPR karena melanggar hukum.

Read the rest of this entry →

Catatan Kajian Rakyat Kuat

Published Rabu, Januari 16, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Studi tentang partisipasi rakyat diakar rumput ternyata berhasil digolkan. Di Kabupaten Serang dua tahun lalu berdasarkan Intruksi Bupati. Pada Perda BPD (Badan Perwakilan Desa) yang baru, mungkin ada yang memuat partisipasi rakyat dalam hal program/proyek pembangunan tertentu, tertuang dalam Perdes (Peraturan Desa). Hal ini jelas akan menguatkan otonomi desa dan partisipasi warga.

Dengan demikian diharapkan adanya program/proyek yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, baik oleh pihak swasta atau instansi pemerintah, tidak menimbulkan dampak yang justru merugikan rakyat.   

Terakhir, partisipasi rakyat sebagai salah satu bagian (banyak unsur lainnya) dari apa yang tertuang dalam AMDAL -Andalsos diberbagai kota di perdakan sekaligus (Perda Amdal). Hal ini menambah motivasi untuk menegakan kedaulatan rakyat yang sesungguhnya, terutama dalam hal dampak yang terjadi, dan umumnya sektor ekonomi.

Pun demikian, partisipasi rakyat yang umumnya tertuang dalam Amdal-Andalsos suatu program/proyek hendaknya tidak hanya mengandalkan studi kuantitatif yang datanya kadang akurat (umumnya konsultan), tetapi sudah saatnya pula mengandalkan  studi kualitatif yang matang (kombinasi diantara keduanya). Dengan demikian kasus krusial tidak lagi menjadi masalah dimasa datang.

Selain itu, pentingnya advokasi dan pendidikan serta kesadaran bagi semua pihak terkait, baik dampak yang terjadi,  legal formal, maupun hukum adat yang berlaku, serta studi literatur dan kajian  dari adanya proyek tersebut. cthnya. proyek pertambangan didaerah hutan lindung, penambangan pasir laut, penggundulan hutan, dsb.

Sedangkan di wilayah negara baik di tingkat pusat maupun daerah, banyak hal yang masih harus dibenahi, bagaimana rakyat turut ikut mengetahui dan memonitor kinerja pemerintah, yudikatif serta legislatif. Diantaranya hak informasi publik yang hingga kini masih banyak yang belum sempurna, dan perlu diperbarui. Dan masih banyak lagi. Semoga para pendekar intelektual dan lainnya dapat menuntaskan agenda yang tertunda.

Rakyat Madani

Published Selasa, Januari 15, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Partisipasi Rakyat Kuat di Akar Rumput

“Studi Kritis Membangun Civil Society di Desa dan Kelurahan”

Oleh  : Teguh Iman  Prasetya

Pendahuluan

Pembangunan Indonesia  sejak masa orde baru hingga reformasi telah banyak mengalami kebocoran dan  penyalahgunaan wewenang, terutama menyangkut masalah keuangan dalam jumlah besar. Tak heran persoalan yang satu ini, kita semakin bertumpuk dengan hutang-hutang  baru, kebocoran, serta penyelewengan yang diakibatkan oleh korupsi  diberbagai lapisan masyarakat.

Masalah ekonomi, politik,budaya  dan penegakan hukum  menjadi missing link (mata rantai yang hilang) yang sangat serius bagi persoalan bangsa Indonesia.  Sejak pola pembangunan menganut  tricle down effect (air  yang sedikit menetes kebawah) melalui industrialisasi besar-besaran dan kroni orde baru yang menggerogoti dari dalam, kemudian masalah korupsi saat ini  yang   terdesentralisasi dan tersebar diberbagai pelosok daerah, jelas membawa implikasi masalah yang akut hingga saat ini.

Read the rest of this entry →

Hutang, Hutan, dan Korupsi

Published Sabtu, Januari 5, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Saya berfikir mestinya hutang  luarnegeri kita sebesar $ 140 millyard atau sama dengan 1200 trilyun (pemerintah dan swasta) lebih, sudah dihapuskan pemilik modal lembaga donor asing. Banyak hal yang menjadi sebab bahwa itu adalah hak kita.  Pada awalnya mereka meniru konsep Marshall Plan (bantuan Pasca PD Ke 2 di Eropa Barat)  yang salah kaprah, ketika diterapkan pada negara berkembang seperti Indonesia.  Marshall Plan pun,  ternyata tidak selalu benar di Eropa, bahkan Jerman Barat sendiri akhirnya menuntut dihapuskannya hutang, dan berhasil (pemerintah partai sosialis).

Read the rest of this entry →

Indiana Jones Banten

Published Jumat, Januari 4, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Saya membayangkan kembalinya Indiana Jones  seperti alm. Halwany Michrob didaerah kami. Dari catatan masa lalu dan pengalaman beliau, ternyata loyalitas dan perjuangannya sangat luarbiasa.Banyak sekali yang harus digali dari penemuan dan rekonstruksi peninggalan Sejarah Banten yang tertunda.  Situs bekas Kerajaan Hindu-Pajajaran didaerah Sempu (Banten Girang) dan rekonstruksi Kesultanan Banten lama.

Merekonstruksi Kesultanan Banten lama sesuai aslinya jelas tidak mudah, banyak biaya yang harus dikeluarkan. Mungkin hanya dapat terlaksana dengan bantuan dana hibah dari luar negeri atau dari pemerintah pusat.

Saya juga membayangkan romantisme Sejarah Banten akan kembali, sekaligus ajang pariwisata dengan tradisi lama dihidupkan seperti di Kesultanan Cirebon dan Yogyakarta.  Tentunya feodalisme religius dengan pemikiran baru yang tercerahkan.

Masjid Agung Banten dan areal wilayah Kesultanan Banten Lama (Surosowan dan Kaibon) dapat digunakan untuk pelantikan  gubernur dan bupati/walikota secara adat (di sumpah diwatu gilang), pemberian gelar kehormatan, upacara perkawinan terbuka untuk umum, kantung-kantung kebudayaan, kereta kuda, dsb.  Penguatan identitas lokal ini saya pikir sangat menarik dan baik untuk kita semua.

Terakhir ke Banten lama pada tanggal 24 Desember 2007 bersama rombongan kelas, saya sangat kecewa sekali dengan kondisi terminal dan pasar baru yang masih semrawut, berantakan, dan terlihat sarat korupsi. Banyak sekali coretan (khas kucing hitam) dikios-kios pasar yang ditinggalkan para pedagang bernada protes, dengan kondisi bangunan pasar yang rapuh, dan asal jadi.

Kawan saya Al-Faris,   begitu sangat kecewanya dengan kondisi pasar tersebut, dan mengecam cara kerja pemborong nakal itu. Petak-petak kotak sabun yang rapuh, dan mungkin hanya tahan 3 tahun.Saya sangat berharap pemerintah daerah serius memperhatikan hal ini.

Banten Selatan yang Seksi

Selain Banten lama ekspedisi yang paling seksi (misterius) adalah di wilayah Banten Selatan. Disana banyak sekali yang belum terungkap. Lebak Sibedug, Baduy, dan Salakanaga. Bukan hanya itu saja, area Gunung Karang, Ujung Kulon (termasuk P. Panaitan dan Peucang), juga merupakan wilayah yang masih diliputi kabut misteri. Siapa tahu banyak yang terungkap dari peninggalan purba dan sejarah lebih banyak lagi.

Saya berharap banyak para antropolog dan arkeolog menjadi Indiana Jones di daerah kami. Semoga

Primordialisme Saya Tersentuh

Published Rabu, Januari 2, 2008 by Teguh Iman Prasetya

Saya cukup kaget dan sangat miris dimasa lalu, ketika seorang kawan dengan sangat marah mengingatkan tentang kekalahan orang lokal di tanah kelahirannya sendiri (seperti orang Indian saja).Ada beberapa sebab yang nantinya suatu saat akan menjadi pemicu konflik.

Menurut seorang dosen saya, lahirnya konflik bernuansa SARA disebabkan oleh ; tersumbatnya akses ekonomi, politik, sosial budaya, dan hukum.

Read the rest of this entry →

Catatan Pilkadal Cilegon

Published Selasa, Desember 18, 2007 by Teguh Iman Prasetya

Catatan  Pilkadal  Cilegon
dan Kontrak Politik di Indonesia

Oleh  : Teguh Iman Prasetya

Di Indonesia salah satu point terwujudnya cita – cita dan harapan terjadinya proses demokratisasi yaitu terselenggaranya pemilihan langsung presiden dan kepala daerah. Harapan itu kini terwujud pada dekade  tahun 2004-2005 paska Orde Baru berlalu. Pengaruh yang sangat besar masih akan tetap berputar pada mainstream  peran  politik mengenai proses demokratisasi dan penegakan hukum ditanah air sebagai manifestasi dan artikulasi perubahan yang dikehendaki oleh sebagian besar rakyat Indonesia. Sementara itu diberbagai daerah telah terjadi penguatan atau desentralisasi wewenang dan otonomi ditiap daerah,  dampaknya sebetulnya cukup  besar  bagi proses demokratisasi dan diharapkan membawa kesejahteraan rakyat, setelah sebelumnya pola (sentralisasi) kekuasaan terpusat terlalu dominan dan dianggap korup.

Read the rest of this entry →

Dewan Mahasiswa

Published Rabu, Desember 12, 2007 by Teguh Iman Prasetya

Idealitas dan Realitas Organisasi Mahasiswa Intra Kampus

Refleksi Dewan Mahasiswa

Teguh Iman Prasetya

Jangan Jadi  Seekor Ayam! Jadilah Elang Perkasa !

Jika seekor anak elang lahir dibesarkan induk ayam dan tidak menyadari dirinya seekor elang, maka dia akan mati sebagai anak ayam, bukan seperti seekor elang yang perkasa dan terbang bebas.

Jargon ini saya ambil dari sebuah blog milik IPB Bogor Fakultas Kehutanan atas nama kos roempoet (seperti rumput). Cukup menarik,  berisi tentang organisasi kemahasiswaan BEM dan DPM dengan segala aktivitasnya yang cukup banyak. Memulai dari sini barangkali kita perlu melakukan perubahan besar dalam hal ini reaktualisasi peran organisasi mahasiswa intra dan aktivis mahasiswa nasional.

Read the rest of this entry →

Metamorfosa

Published Minggu, Desember 9, 2007 by Teguh Iman Prasetya

KUMPULAN CERPEN

Mottingo Busyee.. itu, Tidak Lagi Busyet!

Mottingo Busye itu telah tiada didunia mengakhiri hidupnya dengan metamofosa karyanya yang sangat dalam dan indah. Era 80-90 an bagi pecinta novel, mungkin tidak akan melupakan karyanya sebagai roman picisan yang lebih menonjolkan unsure biologis terkadang vulgar. Sangat tidak menarik bagi para intelektual. Tetapi, siapa yang menyangka diakhir tutup usianya, membuat karya cerpen yang sangat bermakna, dan reflektif kritis bagi banyak orang.

Wali Kesepuluh, Dua Tengkorak, dan Sikil Anabrang, serta kumpulan karya cerpen lainnya , terasa sekali sangat bermutu, dalam, dan jujur. Potret realitas dan spiritualitas yang digambarkan begitu sangat mempesona, dengan kepolosan ala budaya timur yang mulai menukik pada kedalaman suatu esensi.

Read the rest of this entry →

Mosaik Banten Bersejarah

Published Senin, Desember 3, 2007 by Teguh Iman Prasetya

Photobucket - Video and Image HostingBanten yang bersejarah dari peninggalan sejarah dan nukilan kisah komunitas Suku Baduy (Kanekes), Salakanagara-Pandeglang (130-168 Masehi-Pustaka Wangsakerta), serta Hindu Pajajaran di Banten Girang, juga Kesultanan Banten(abad 16-18 m), merupakan kekayaan sejarah yang paling tua, dan kaya di Indonesia. Sekaligus merupakan bukti otentik jejak sejarah awal menelusuri siapa orang Banten dan orang Sunda-Pasundan.

Membedah siapa orang Sunda Pasundan dan orang Banten, sangat dibutuhkan sekali kearifan dan berjiwa besar bagi keduabelah pihak. Salah satu tentu harus ada yang mengalah. Jika melihat dari factor kesamaan bahasa local saja, maka latar belakang diambil dari Banten Selatan diakui sangat dekat dengan Sunda – Pasundan. Jika diambil dari Banten Utara (kecuali Betawi-Tangerang), maka lebih dekat dengan Cirebon dan Indramayu.

Read the rest of this entry →

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31 pengikut lainnya.