Teguh Iman Prasetya

Arsip untuk Oktober 17th, 2008

Ilusi Demokrasi

Ditulis oleh Teguh Iman Prasetya di/pada Jumat, Oktober 17, 2008

Muhammad Hilman Fikri

Menarik sekali membaca dua tulisan dalam wacana publik Radar Banten (5/1) tentang demokrasi yang disampaikan oleh Kacung Marijan dan Yuanita Utami. Keterkaitan antara demokrasi dan kesejahteraan serta proses ‘pembelajaran’ masyarakat Indonesia dalam memahami dan menerapkan demokrasi memang kajian yang cukup menggelitik. Namun bagi saya, patut dikritisi. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cultural Studies, Pojok Kampus | 7 Komentar »

Menyingkap Kode Bahasa Estetika Post-modernisme

Ditulis oleh Teguh Iman Prasetya di/pada Jumat, Oktober 17, 2008

Menyingkap Kode Bahasa Estetika Post-modernisme
Judul: Hipersemiotika: Tafsir Cultural atas Matinya Makna
Penulis: Yasraf Amir Piliang
Penerbit: Jalasutra, Cetakan I September 2003
Tebal: 336 halaman

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cultural Studies, Resensi Buku | Leave a Comment »

Semiotika dan Strukturalisme

Ditulis oleh Teguh Iman Prasetya di/pada Jumat, Oktober 17, 2008

Semiotika dan Strukturalisme

Oleh: AUDIFAX
Peneliti di IISA-Surabaya, Penulis buku Mite Harry Potter (2005, Jalasutra)
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cultural Studies | Leave a Comment »

Filsafat Strukturalis VS Post Strukturalis

Ditulis oleh Teguh Iman Prasetya di/pada Jumat, Oktober 17, 2008

Strukturalis VS. Post Strukturalis

Strukturalis adalah metodologi.

Manusia dan arbate nature-nya (alam) memiliki hibungan yang melahirkan culture (budaya). Culture melahirkan scap idea (karsa) dan karya. Manusia yang optimal dan seimbang karsa dan karyanya adalah manusia ideal. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cultural Studies | 1 Komentar »