Besok adalah hari Waisak bagi penganut agama Budha. Satu hal yang menarik bagi saya adalah aliran Zen dalam agama Budha, aliran ini bahkan sangat digemari masyarakat kita. Bagi yang menggemari film kungfu pasti tidak asing lagi dengan nama kuli Shaolin di daerah Cina Selatan. Tat Mo Chawsu atau Bodhi Darma tokoh penyebar agama Budha dari India yang konon didaerah asalnya juga adalah seorang pangeran sama seperti Sidharta Gautama yang melepaskan kehidupan duniawi dari lingkungan istananya untuk mencari kebenaran.
Menyebarkan paham barunya di kuil Shaolin pada abad 527 SM dengan menambah semangat baru melalui gerakan olah raga bela diri dan meditasi yang kemudian dikenal hingga ke manca negara.
Zen yang artinya tercerahkan merupakan aliran baru yang dikembangkan Tat Mo Chawsu di daerah China Selatan sangat terkenal dengan kungfunya, begitupula di negara Jepang dengan beladirinya yaitu Karate-Aikido dan Shorinji Kempo. Keduanya merupakan sistem sosial budaya yang berkembang hingga saat ini bahkan telah mendunia.
Tat Mo Chawsu guru besar itu mengajari para rahib di kuil Saolin agar tidak lemah yaitu 18 Tangan Lohan, Metamorfosa Otot (Yi Jin Jing) dan Pembersihan Jalur Susuhumna (Xi Sui Jing). Dimana 18 Tangan Lohan itu diciptakan oleh Bodhidharma selama melakukan meditasi selama 9 tahun menghadap tembok, yang kalau tidak salah didasarkan pada gerakan2 hewan2 tertentu.
Yi Jin Jing dan Xi Sui Jing sendiri secara tidak langsung bisa dihubungkan dengan keilmuan yoga tertentu, dimana Yi Jin Jing ini bisa disamakan dengan teknik2 Hatha Yoga, yakni melakukan postur2 tertentu dengan tujuan untuk melemaskan urat, jalan nadi, dll sehingga memudahkan aliran energi berjalan dengan lancar.
Sedangkan Xi Sui Jing mempunyai kesamaan dengan teknik2 lanjut pada keilmuan yoga tertentu di India, yang menggunakan latihan visualisasi tertentu dengan tujuan menyalurkan energi vital untuk mengalir dalam tulang (sumsum tulang), darah dan otak.
Konon dikatakan setelah berlatih Xi Sui Jing beberapa tahun, seseorang akan berubah menjadi seperti seorang Saint, mempunyai muka yang selalu bercahaya, tubuh dipenuhi chi, dan tidak akan terasa lelah walaupun tidak tidur.






































RSS - Posts






