Teguh Iman Prasetya

Arsip untuk Mei 14th, 2008

Dialog

Ditulis oleh Teguh Iman Prasetya di/pada Rabu, Mei 14, 2008

Kemarin malam mengikuti Todays Dialog di Metro TV edisi khusus yang menghadirkan Amin Rais, Kwik Kian Gie, Habibi, dan Hendro Priyono dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional 100 tahun dan 10 tahun reformasi. Sangat menarik sekali terlihat kesemuanya berbicara dengan semangat kenegarawan.

Yusuf  Kalla  yang hadir pada malam itu terlihat sangat bersikukuh sekali dengan pendapatnya, bahwa 20 BUMN harus diprivatisasi dengan mengikuti mahzab pasar persaingan sempurnanya neo-liberalisme, meskipun Amin Rais dan Kwik Kian Gie mengemukakan pendapat bahwa perusahaan nasional tersebut masih sehat dan tidak perlu diprivatisasi seperti India dan China.

Sementara itu Kwik Kian Gie memaparkan harga BBM terkurangi dan terdistorsi oleh segelintir broker di luarnegeri warisan orde baru. Bukan hanya itu Kwik juga menolak RAPBN-P 2008 dikatakan akan jebol jika tidak mengikuti standar internasional harga BBM dunia $ 120/barel. Dan banyak lagi.

Hendro Priyono mantan kepala BIN ikut pula meramaikan dan menyatakan, bahwa neo-liberalisme berbeda dengan demokrasi dan HAM.

Diskusi malam kemarin menyiratkan bahwa masalah bangsa ini semakin krusial dengan persoalan ekonomi dan krisis identitas bangsa ini.

Sedangkan Kompas hari ini Amin Rais menyatakan bahwa reformasi telah gagal dalam acara peluncuran bukunya,  ”Menyelamatkan Indonesia”  yang dihadiri oleh tokoh-tokoh politik dan akademisi seperti Din Syamsuddin, Sutrisno Bachir, Jalaluddin Rahmat, dll.

Di RCTI kemarin juga lebih lengkap lagi dalam hal pemaparan data-data dari berbagai sumber yaitu tentang kemiskinan dll. dari FAO, Bapenas, BPS, Bank Dunia, dll. Reformasi juga telah diangggap gagal.

Ditulis dalam Buku Harian | 3 Komentar »